Sidoarjo (beritajatim.com) — Program Paspor Simpatik yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya sukses menarik antusiasme masyarakat.
Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-76, layanan ini mencatat total 284 pemohon paspor hanya dalam dua hari pelaksanaan.
Paspor Simpatik menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-76 yang mengusung semangat pengabdian dan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat. Program ini digelar pada 10–11 Januari 2026 di dua lokasi, yakni Kantor Imigrasi Surabaya dan Immigration Lounge Ciputra World Surabaya.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama. Seluruh rangkaian pelayanan berjalan tertib, lancar, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Berdasarkan data Imigrasi Surabaya, pelayanan di Kantor Imigrasi Surabaya melayani 32 pemohon pada 10 Januari dan meningkat menjadi 63 pemohon pada 11 Januari 2026, dengan total 95 pemohon.
Sementara itu, pelayanan di Immigration Lounge Ciputra World Surabaya mencatat jumlah lebih tinggi, yakni 125 pemohon pada hari pertama dan 64 pemohon pada hari kedua, sehingga total mencapai 189 pemohon.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, menilai tingginya jumlah pemohon menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keimigrasian.
“Paspor Simpatik kami hadirkan sebagai bentuk nyata pengabdian Imigrasi kepada masyarakat. Momentum Hari Bhakti Imigrasi ke-76 ini kami maknai dengan menghadirkan layanan yang lebih dekat, lebih mudah diakses, dan tetap mengedepankan kualitas serta kepastian hukum,” ujar Agus Winarto.
Dalam layanan Paspor Simpatik ini, Imigrasi Surabaya melayani permohonan paspor baru dan penggantian paspor sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh permohonan diproses sebagai paspor elektronik reguler dengan estimasi penyelesaian empat hari kerja, serta dikenakan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sesuai peraturan perundang-undangan.
Pelaksanaan layanan juga didukung kesiapan petugas, sarana dan prasarana yang memadai, serta pengaturan jadwal melalui aplikasi M-Paspor. Masyarakat diimbau membawa dokumen persyaratan asli dan memastikan kesesuaian data agar proses pelayanan berjalan lancar.
Melalui program Paspor Simpatik, Kantor Imigrasi Surabaya berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat. Semangat Hari Bhakti Imigrasi ke-76 menjadi pengingat bahwa Imigrasi hadir bukan hanya sebagai institusi negara, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. (ted)






