Lumajang (beritajatim.com) – Meski berdampingan dengan Desa Sumberwuluh salah satu desa yang terdampak Erupsi Gunung Semeru, Desa Sumberrejo Kecamatan Candi Puro tidak pernah merasakan dampak dari letusan gunung tertinggi di pulai jawa itu.
Bu Bawon salah satu warga Desa Sumberrejo yang juga penjual rujak mengatakan, mulai zaman dahulu desanya tidak pernah merasakan dampak dari letusan Gunung Semeru, namun baru kali ini ia dan warga lainnya merasakan hujan lumpur dampak dari erupsi.
“Sekali ini ya pernah, cuma yang pas erupsi sekarang ini yang hujan lumpur, waktu meletus itu saja,” katanya sambil mengulek sambal rujaknya.
Waktu itu ia dan warga lainnya panik pada saat hujan lumpur menimpa desanya itu, pasalnya dari zaman dahulu desa yang ia tinggali itu tidak pernah merasakan dampak dari erupsi Gunung Semeru,” Iya kan gak pernah,” ujarnya.
Namun pasca itu, ia dan warga Desa Sumberrejo lainnya sudah mulai kembali beraktifitas secara normal. “Namun tetap waspada mas,” katanya.
Diketahui, pada sabtu (4/12/2021) terjadi erupsi pada Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, banyak rumah warga yang hancur akibat awan panas dan guguran abu vulkanik yang keluar dari dalam perut Gunung tertinggi di jawa itu. (tr/ted)






