Surabaya (beritajatim.com) – Di tengah dinamika perdagangan internasional dan perubahan struktur produksi dunia, Indonesia kini berhasil menempatkan diri sebagai salah satu negara eksportir utama produk alas kaki dunia.
Kesuksesan ini membuat APRISINDO dan ECV International berencana akan menggelar Indonesia Footwear Summit 2026 pertama kalinya di DoubleTree by Hilton Kemayoran, Jakarta pada 13–15 April 2026 mendatang. Forum internasional ini menjadi tonggak sejarah bagi industri dalam negeri yang kini telah menduduki posisi sebagai eksportir alas kaki terbesar ketiga di dunia.
Ketua Umum APRISINDO, Anton J. Supit, mengungkapkan bahwa industri alas kaki nasional mencatatkan pertumbuhan luar biasa. Pada tahun 2025, nilai ekspor menembus angka USD 7,98 miliar, atau naik 9,54% dari tahun sebelumnya.
“Sejak 2020 hingga 2025, ekspor kita meningkat lebih dari 65 persen. Ini mencerminkan daya saing produk Indonesia yang semakin kuat di pasar global,” ujar Anton.
Saat ini, volume ekspor Indonesia telah mencapai 601 juta pasang sepatu, dengan Amerika Serikat sebagai pasar utama yang menyerap 30% total ekspor (senilai USD 2,8 miliar), disusul oleh Uni Eropa dan China.
Penyelenggaraan summit ini bukan sekadar ajang temu wicara. Ketua Dewan Pembina APRISINDO, Eddy Widjanarko, menyebutkan bahwa dinamika geopolitik dunia saat ini memicu tren relokasi dan diversifikasi rantai pasok ke Indonesia.
Beberapa poin strategis yang akan dibahas dalam forum ini meliputi:
* Akses Pasar Eropa: Peluang penghapusan tarif melalui perundingan IEUCEPA.
* Fasilitas Investasi: Penjelasan langsung dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mengenai kemudahan berbisnis di Indonesia.
* Transformasi Digital: Fokus pada inovasi material dan manufaktur yang berkelanjutan.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, para peserta internasional akan diajak melakukan kunjungan industri ke fasilitas produksi PT Aggiomultimex International Group. Kunjungan ini bertujuan memperlihatkan secara langsung kapasitas manufaktur Indonesia yang mampu memenuhi standar kualitas merek global.
Dengan kehadiran para pemimpin industri, investor, dan pengambil kebijakan, Indonesia Footwear Summit 2026 diharapkan menjadi katalisator bagi industri nasional untuk lebih inovatif, hijau, dan terintegrasi dengan rantai pasok global.[rea]






