Lumajang (beritajatim.com) – Bantuan logistik untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru masih terus berdatangan. Sehingga bantuan dari beragam jenis itu menumpuk dan overload di sejumlah tempat pengungsian.
Dari pantauan beritajatim.com di Balai Desa Penanggal Kecamatan Candi Puro dan Balai Desa Pasirian Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, bantuan makanan ringan dan cepat saji menumpuk. Logistik itu merupakan bantuan dari perorangan, komunitas, instansi, dan perusahaan.
Kondisi serupa juga terjadi di pos pengungsian yang lain. Misalnya di Pendapa Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang, Balai Desa Condro, Balai Desa Jarit, Balai Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian dan Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal Kecamatan Candipuro. Di beberapa lokasi itu logistik sudah penuh.
Dengan kondisi itu, sebagian logistik bantuan akhirnya dipindahkan ke GOR Wirabakti. Lusianti, petugas logistik BPBD Kabupaten Lumajang, mengatakan bahwa bantuan mengalami overload di lima posko pengungsian.
Menurutnya, ada kendala tak cepat tersalurkannya bantuan karena para korban erupsi masih berada di tempat pengungsian. Mereka belum kembali ke kampung halamannya masing-masing dikarenakan rumahnya hancur rata dengan abu vulkanik yang keluar dari kawan Gunung Semeru. “Barang bantuan langsung diberikan di posko bantuan,” kata Lusianti.
Lusianti menyebut, puncak mengalirnya bantuan terjadi sehari pasca letusan Gunung Semeru. Hingga saat ini, petugas BPBD Kabupaten Lumajang masih menerima bantuan dan mendata jumlah dan jenis bantuan. (tr/ted)






