Surabaya (beritajatim.com) – Oona Indonesia, perusahaan asuransi digital meluncurkan produk Asuransi Penyakit Kritis pertamanya sebagai langkah strategis untuk menjawab tingginya angka kematian akibat penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia.
Produk ini menawarkan perlindungan komprehensif terhadap tiga penyakit mematikan utama di Indonesia: kanker (semua stadium), stroke, dan serangan jantung.
“Kami melihat adanya kebutuhan mendesak untuk perlindungan kesehatan yang mudah diakses dan terjangkau,” ujar Founder dan Group CEO Oona Insurance, Abhishek Bhatia, Rabu (10/7/2024).
Dia menjelaskan asuransi penyakit kritis Oona dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut. Dengan proses pembelian yang sepenuhnya digital dan premi mulai dari Rp5.500 per bulan.
Selain itu, peluncuran produk ini juga merespons data Kementerian Kesehatan yang menunjukkan bahwa PTM menjadi penyebab 70% kematian di Indonesia.
“Kami ingin memberikan solusi nyata untuk masalah kesehatan masyarakat ini,” kata dia.
Presiden Direktur & CEO Oona Indonesia, Vincent C. Soegianto menegaskan pihaknya berkomitmen untuk menyederhanakan proses berasuransi. Dia menambahkan produk ini dapat dibeli secara online tanpa pemeriksaan medis.
“Dan kami menjamin pembayaran santunan tunai 100% dari nilai pertanggungan,” ujar dia.
Vincent mengatakan langkah Oona Indonesia ini diharapkan dapat meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia yang saat ini masih tergolong rendah, yaitu 1,4%.
“Kami percaya bahwa asuransi berkualitas adalah hak semua orang,” tutup Soegianto.
Dengan premi terjangkau, proses yang mudah, dan perlindungan komprehensif, Asuransi Penyakit Kritis Oona Indonesia menjadi angin segar bagi masyarakat yang menginginkan perlindungan kesehatan tanpa ribet. [asg/ian]






