Blitar (beritajatim.com) – Perayaan Tahun Baru 2023 dilanda cuaca ekstrem dan gelombang tinggi. Hal itu sesuai dengan rilis dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan ada 12 daerah di Jawa Timur yang berpotensi tinggi terjadi cuaca ekstrim.
Kabupaten Blitar berada di posisi kedua dari 12 daerah tersebut. Sementara BPBD Kabupaten Blitar telah memetakan, ada delapan kecamatan yang berpotensi terjadi curah hujan tinggi selama perayaan tahun baru 2023.
Wilayah tersebut yakni berada di selatan Blitar meliputi Kecamatan Bakung, Binangun, Panggungrejo, Wates dan Wonotirto. Sedangkan untuk wilayah utara meliputi Kecamatan Nglegok, Gandusari dan Talun.
Selain curah hujan tinggi, gelombang tinggi juga sedang berlangsung di laut selatan Jawa. Gelombang tinggi ini sangat membahayakan bagi para pengunjung yang ingin menghabiskan malam tahun baru dan libur tahun baru di sejumlah pantai di wilayah selatan Kabupaten Blitar.
Sejumlah pihak mulai BPBD, Polres Blitar serta TNI dan aparatur desa bersepakat mendirikan pos pemantauan di sejumlah pantai yang bisa jadi jujukan wisatawan. Pantai tersebut adalah pantai Serang, pantai Tambak, hingga pantai Jolosutro.
“Pantai Serang ini lokasi wisata andalan yang berada di Kecamatan Panggungrejo. Makanya kami pantau terus berkoordinasi dengan pihak desa selaku pengelola,” kata Kalaksa BPBD Kabupaten Blitar, Ivong Berttyanto, Sabtu (31/12/2022).
Salah satu pantai yang telah didirikan pos pemantauan adalah pantai Serang Kabupaten Blitar. Di pos pantau tersebut terdapat sejumlah jaga untuk mengantisipasi adanya wisatawan yang tergulung ombak saat mandi atau bermain air di pantai.
Pihak pengelola wisata Pantai Serang sendiri selama ini telah beberapa kali melakukan simulasi bencana. Kades Serang, Dwi Handoko Pawiro mengatakan, selain peralatan penyelamatan, ada petugas pantau yang standby selama 24 jam di pos pantau.
“Iya , kami ada petugas pos informasi dan petugas pantau ada 4 orang dipantau Serang yang selalu standby. Pos penyelamatan sudah kami siapkan,” kata Handoko.
Pantai Serang di Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar merupakan salah satu pantai yang jadi jujuk para wisatawan untuk menghabiskan malam tahun baru dan libur tahun baru. Banyaknya wahana permainan dan bersihnya kondisi pantai membuat pantai serang jadi pilihan favorit warga untuk menghabiskan masa akhir libur Tahun Baru.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Blitar”]
Kontur pantai Serang dengan bibir pantai yang landai kerapkali menggoda pengunjung untuk berenang. Pasirnya yang putih menjadi pilihan pengunjung dan keluarganya bercengkerama diatas pasir pantai sambil menikmati pecahnya ombak yang menepi.
Namun saat ini kondisi ombak di pantai Serang Kabupaten Blitar tengah tinggi. Di musim hujan seperti sekarang ini, ketinggian gelombang bisa mencapai dua meter. Pantai di pesisir lepas Samudra Hindia ini juga mempunyai arus bawah yang kuat.
Hal itu sangat membahayakan bagi para wisatawan yang bermain air di bibir pantai.
“Dari dulu memang di aturan Pantai Serang tidak boleh berenang di laut. Di cuaca ekstrem ini, kami perketat pengawasan agar pengunjung jangan sampai berenang,” pungkasnya.
Wilayah Kabupaten Blitar sendiri memang memiliki sejumlah pantai yang memiliki ciri khas tersendiri dan tentunya mempunyai keindahan alam yang bisa jadi referensi untuk menghabiskan masa libur tahun 2023. Sejumlah pantai tersebut adalah pantai Serang yang sudah terkenal akan keindahannya dan konservasi penyu nya.
Ada pula Pantai Tambakrejo yang menjadi surganya kuliner ikan laut, dan tentunya memiliki pasir pantai yang indah. Selain itu Pantai Jolosutro serta Peh Pulo yang masih belum begitu terkenal namun memiliki pemandangan indah dan ombak yang tentunya alami. [owi/beq]






