Lamongan (beritajatim.com) – Menjalani latihan bersama, Persela Lamongan hanya mampu menang tipis 1-0 atas tim sepakbola putra Kabupaten Lamongan yang disiapkan untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov Jatim 2023.
Pelatih Persela Lamongan, Djadjang Nurdjaman mengatakan bahwa tim asuhannya mendapatkan pelajaran yang berharga pada latihan bersama ini meski hanya mampu mencetak satu angka saja dari tim Porprov Lamongan.
Satu-satunya gol dari Persela itu dicetak oleh pemainnya, yang merupakan legiun asing asal Chile, Matt Lagos. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Surajaya tersebut, Persela tampak mendapatkan perlawanan yang cukup sengit.
“Bertanding dengan adek-adeknya hari ini. Tapi golnya minim sekali. Cuma bisa cetak 1 gol,” ujar Djanur, sapaan akrab Djadjang Nurdjaman, usai laga, Kamis (10/8/2023).
Djanur juga mengakui bahwa anak asuhnya mengalami kesulitan untuk membongkar pertahanan tim Porprov Lamongan. Meski begitu, Djanur merasa senang, karena bisa mengetahui kalau tim asuhannya masih minim kreativitas dalam membongkar sistem compact defense.
“Jadi ini akan menjadi pelajaran berharga buat ke depan, ketika kita berhadapan dengan lawan yang memperagakan compact defense seperti itu, kita harus punya solusi. Itu akan kita coba lagi di latihan berikutnya,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pelatih tim sepakbola putra Kabupaten Lamongan, Didik Ludianto mengungkapkan bahwa dirinya merasa bangga bisa menjajal kekuatan Persela.
Baca Juga: Laga Uji Coba Persela Lamongan Sukses Tundukkan Malang United dengan Skor 6-1
Didik menyebut, pertandingan bertajuk latihan bersama tersebut sekaligus menjadi ajang persiapan akhir sebelum bertolak ke Malang untuk menjalani babak kualifikasi atau Pra Porprov Jatim.
“Dalam laga ini kita latihan organisasi permainan, bagaimana menghadapi tim yang levelnya di atas kita,” kata Didik.
Menurut Didik, dalam pertandingan tersebut, organisasi permainan dan mentalitas anak asuhnya benar-benar diuji. Namun secara keseluruhan, Didik cukup puas dengan penampilan anak asuhnya, karena bisa beberapa kali mematahkan serangan Persela dan hanya kemasukan 1 gol.
“Golnya juga dalam situasi bola mati. Kurang komunikasi dan kurang konsentrasi aja. Seharusnya tidak boleh terjadi hal semacam itu. Ini menjadi evaluasi kita,” katanya.
Lebih lanjut Didik berharap, pelajaran yang dipetik dari latihan bersama Persela ini bisa menjadi bekal untuk meraih hasil positif di Pra Porprov Jatim, yang akan dimulai pada akhir pekan ini.
“Ini persiapan terakhir, semoga besok di Malang hasilnya maksimal. Ini jadi pelajaran yang sangat berharga,” pungkasnya.[riq/ted]
[berita-terkait number=”3″ tag=”lamongan”]






