Surabaya (beritajatim.com) – PSM Makasar gagal mencuri poin di kandang Persebaya Surabaya. Tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur itu tunduk dengan skor akhir 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (18/8/2023).
Bernardo Tavares, pelatih PSM Makasar mengatakan jika sebenarnya PSM Makasar memiliki banyak kesempatan untuk bisa mencetak gol apalagi banyak serangan pula yang diciptakan oleh tim Suku Eja.
“Sebenarnya kami bermain bagus melawan Persebaya ini sama seperti melawan Bali tapi sayang kami kali ini gagal karena pertandingan sepak bola ini soal hasil yang paling penting padahal kita banyak peluang,” ungkap Bernando kepada media.
Baca Juga: Kali Ini Bupati Hendy Memutasi 283 Orang Pejabat Pemkab Jember
Bahkan pelatih asal Portugal ini sempat memprotes bagaimana kinerja wasit, seharusnya kapten Persebaya Reva Adi mendapatkan kartu merah karena melakukan kesalahan yang fatal namun hal itu tidak dilakukan.
Meski ada kecurangan yang dilakukan wasit, namun Bernardo hasil kekalahan ini bukan sepenuhnya kesalahan yang dilakukan wasit melainkan ada faktor tim yang tidak bisa memanfaatkan peluang.
“Wasit tadi juga tidak memberikan sanksi tapi kekalahan kita bukan karena wasit, hanya saja para pemain tidak bisa memanfaatkan peluang salah satunya akurasi penyelesaian,”ungkapnya.
Baca Juga: Gresik United Kolaborasi dengan Grup Band Kopral Kobong
Sementara itu pemain PSM Makasar, Erwin Gutawa mengucapkan selamat kepada pemain Persebaya Surabaya namun kembali lagi pertandingan ini adalah ketidak beruntungan tim Suku Eja.
“Dari pemain sudah berikan segalanya kerja keras tapi keberuntungan tidak berpihak pada kami,”ucapnya.
Diketahui Psm makasar diurutan no 11 klasemen dengan perolehan 11 poin, sedangkan Persebaya Surabaya naik diurutan nomor 6 klasemen dengan perolehan poin 14. (way/ian)






