Sumenep (beritajatim com) – Oktober merupakan bulan istimewa bagi Sumenep, karena merupakan ‘moment’ hari jadi. Pada Oktober 2023, Kabupaten Sumenep genap berusia 754.
Bertepatan dengan Hari Jadi Sumenep, digelar berbagai even budaya. Diantaranya Festival Musik Tong-tong, juga Prosesi dan Pawai Budaya Hari Jadi Sumenep di Kota Tua Kalianget.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, even-even di bulan Oktober sekaligus menjadi kalender wisata Sumenep ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Sumenep. “Bahkan harapan kami tidak sekedar menarik wisatawan, tapi juga bisa menggerakan roda perekonomian masyarakat Kabupaten Sumenep,” ujarnya, Senin (09/10/2023).
Berbagai kegiatan budaya itu digelar dengan menggandeng berbagai komunitas. Acara-acara spesial dalam rangkaian hari jadi Kabupaten Sumenep itu sekaligus untuk melestarikan budaya dan mengenalkan sejarah Kabupaten Sumenep.
Karena itu, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di luar Sumenep, untuk beramai-ramai datang ke Sumenep di bulan Oktober ini. “Oktober itu bulannya Sumenep. Jadi, ayo, ramai-ramai datang ke Sumenep. Saksikan dan meriahkan berbagai even yang sudah kami siapkan,” ucapnya.
Beberapa even menarik yang digekar di bulan Oktober ini diantaranya Festival Musik Tong-tong se-Madura (14 Oktober 2023), MTB Bumi Jokotole (15 Oktober 2023), Sumenep Tennis Tournament (20-23 Oktober 2023), Motocross Championship (21-22 Oktober 2023), Prosesi dan Pawai Budaya Hari Jadi Sumenep di Kota Tua Kalianget (28 Oktober 2023), Old Community Gathering (28 Oktober 2023), Madura Nigh Vaganza (28-29 Oktober 2023), Haul Raja-raja Sumenep (29 Oktober 2023).
“Sekali lagi, kami mengundang masyarakat Jawa Timur untuk hadir dan merasakan aura seni budaya dan tradisi Kabupaten Sumenep di bulan Oktober, bulannya Sumenep,” tandasnya. (tem/kun)
BACA JUGA: Menyusul Beras, Harga Cabai Rawit di Sumenep Mulai Melangit






