Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang perempuan nyaris melakukan aksi nekat dengan menceburkan diri ke Sungai Brantas di kawasan Dam Rolak Songo, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Kamis (3/7/2025) sore. Aksi nekat perempuan berinisial AT (28) tersebut berhasil digagalkan Kanit Patroli Samapta Polres Mojokerto.
Aipda Arik Hidayat sedang berada di lokasi lantaran proses evakuasi yang dilakukan Tim Search and Rescue (SAR) terhadap seorang pria yang menceburkan diri ke sungai terpanjang di Jawa Timur pada, Kamis (3/7/2025) kemarin sedang berlangsung. Gerak-gerik warga Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto tersebut dinilai mencurigakan.
“Dugaan percobaan bunuh diri ini bermula saat korban menghampiri kami dan menitipkan tas. Saat saya tanya, ‘Mau ke mana, Mbak?’ dia hanya menjawab singkat, ‘Titip, Pak.’ Karena firasat saya tidak enak, saya langsung mengikuti dia,” ungkapnya.
Benar saja, sesaat kemudian korban tiba-tiba memanjat pagar pembatas sungai, diduga hendak melompat ke aliran sungai di sisi selatan. Petugas yang sigap langsung merangkul dan menarik korban hingga berhasil diamankan dalam kondisi selamat. Diduga korban mengalami depresi.
“Rupanya, anak ini mengalami depresi. Katanya karena tekanan keluarga. Suaminya tidak bekerja, sementara dia harus mengurus tiga anak. Alhamdulillah, dia belum sempat melompat ke sungai. Identitas korban telah dikonfirmasi sebagai warga Gedongan, kelahiran tahun 1997,” katanya.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kondisi psikologis korban dan faktor penyebab yang mendorong aksi tersebut. [tin]
Jika Kamu butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi masalah depresi atau Kamu melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119. [tin/aje]






