Sidoarjo (beritajatim.com) – Guna meningkatkan perlindungan orang tua kepada sang buah hati agar terhindar dari penyakit polio, Hj. Sa’adah Ahmad Muhdlor atau Ning Sasha mengajak orang tua berperan aktif menyukseskan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio putaran kedua di Kabupaten Sidoarjo.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sidoarjo itu meminta kepada seluruh orang tua yang memiliki anak dengan rentang usia 0 sampai 7 tahun 11 bulan agar membawa ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat untuk melakukan vaksin polio.
“Imunisasi polio merupakan bentuk ikhtiar dan perlindungan orang tua kepada sang buah hati agar terhindar dari penyakit polio,” ucapnya di sela acara Sub PIN polio putaran kedua di Balai Desa Wedoro Klurak, Kecamatan Candi, Jumat (23/2/2024).
Ning Sasha, sapaan akrab istri Bupati Sidoarjo ini menjelaskan, i Dengan orang tua ikut membawa anak ke fasyankes agar bisa di imunisasi, merupakan bentuk ikhtiar kita agar anak kita sehat dan terbebas dari polio.
“Penyakit polio adalah penyakit menular yang sangat berbahaya, dapat menyebabkan kelumpuhan kecacatan seumur hidup juga kematian. Dengan ikhtiar ini semoga anak-anak diberikan kesehatan, tumbuh menjadi anak yang soleh dan solehah serta tercapai semua cita-citanya,” jelasnya.
Masih menurut Ning Sasha, dengan memberikan dukungan penuh terhadap program imunisasi polio, harapannya anak-anak di Sidoarjo dapat perlindungan kesehatan dari penyakit polio.
Untuk diketahui, Sub PIN polio putaran kedua berlangsung pada 19 sampai 25 Februari 2024. Pada hari ini (Jumat, 23/2/2024) yang menjadi sasaran polio di Balai Desa Wedoro Klurak adalah TK. DWP Wedoro Klurak, MI Wedoro Klurak, PAUD Rosella, TK. Citra Cendekia, TK/RA Muslimat Candi. Dengan sasaran sebanyak 292.041 anak atau setara dengan 101,7 persen di Kabupaten Sidoarjo. (isa/ian)






