Surabaya (beritajatim.com) – Kota Surabaya senantiasa menghadapi cuaca yang tak menentu. Cuaca ini mendorong pasangan suami istri untuk membuka bisnis jamu kekinian yang dikemas layaknya sebuah kafe. Kafe yang terletak di Dukuh Pakis ini mengalami peningkatan hingga 20 persen, karena banyak pembeli tertarik menikmati jamu tradisional.
Kafe jamu kekinian milik pasangan ini menyediakan berbagai jenis jamu, mulai dari sinom, kunyit, hingga jamu peningkat imun. Selain itu, jamu yang dijual memiliki berbagai khasiat, seperti meredakan meriang, asam urat, hingga kolesterol.
Dimas Permadi mengungkapkan bahwa konsep kafe jamu milenial ini bertujuan agar generasi sekarang mulai sadar akan pentingnya kesehatan melalui minuman tradisional. Semua jamu di kafe ini diracik langsung saat ada pembeli, sehingga semua segar dan hangat ketika dinikmati.
Sementara itu, para pembeli mengaku tertarik minum jamu karena tempat berjualannya yang berkonsep kafe, serta jamu yang cocok dikonsumsi oleh siapa saja.
Dimas Permadi juga menambahkan bahwa sebagai pengusaha muda, dirinya menekankan pentingnya terus belajar dan berinovasi bagi siapapun yang ingin menjadi pengusaha.[way/but]





