Ngawi (beritajatim.com) – Nenek bernama Manis (70) menangis histeris mengetahui rumah sang anak di Desa Karangtengah Prandon Kecamatan Ngawi terbakar pada Rabu (04/09/2024) pukul 10.15 WIB. Rumah milik Suprapti (37), putri Manis itu terbakar saat dirinya bekerja di ladang.
Kejadian pertama kali diketahui oleh tetangga. Api yang sudah membesar membuat warga tak bisa berbuat banyak. Mereka pun kemudian meminta bantuan Damkar Ngawi untuk upaya pemadaman. Manis yang mengetahui rumah anaknya terbakar langsung histeris. Sejumlah warga berupaya untuk menenangkannya. Namun, rumah berdinding kayu itu akhirnya ludes saat Damkar Ngawi mencapai lokasi.
”Pas kami tahu sudha terbakar itu apinya sudah besar. Bapak-bapak semua bekerja, yang di rumah hanya kami perempuan, kami tidak berani memadamkan sendiri. Kami terus meminta tolong Damkar,” terang Muti, tetangga Suprapti.
Usai petugas Damkar selesai melakukan pembasahan, petugas kepolisian kemudian melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta. ”Diduga penyebab kebakaran ini adalah karena korsleting listrik. Rumah sudah ludes terbakar,” kata Kapolsek Ngawi AKP Suyadi.
Penghuni rumah sementara bakal tinggal bersama sang bu yang rumahnya berada di belakang rumah yang sudah terbakar. [fiq/kun]






