Gresik (beritajatim.com) – Puluhan Nakes Gresik menggelar aksi damai menolak pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan di Gedung DPR RI. Rombongan tenaga kesehatan (Nakes) yang terdiri dokter, perawat, hingga bidan ini berangkat menuju Jakarta.
Koordinator Nakes Gresik dr. Umar Nur Rahman menuturkan, seluruh nakes di Gresik menyatakan sikap untuk menolak pembahasan RUU Kesehatan itu dilanjutkan. Namun, tidak mungkin seluruh nakes berangkat ke Jakarta, karena itu diwakili oleh 43 nakes dari beberapa profesi.
“Kami ikut berpartisipasi dalam aksi damai jilid II ini. Ini akan diikuti oleh nakes dari seluruh Indonesia. Kami ingin menyelamatkan masa depan kesehatan di Indonesia,” tuturnya, Minggu (4/06/2023).
Dokter spesialis penyakit dalam itu menambahkan, dalam hal ini Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik juga menentukan sikap dengan mengirimkan sebanyak 15 dokter. Nantinya rombongan nakes Gresik turut bergabung aksi damai pada Senin (5/6) di Gedung DPR RI.
“Setelah selesai melakukan aksi damai, kami akan langsung kembali ke Gresik. Jadi disana hanya sehari saja,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Angkat 96 Nakes PPPK, Bupati Ponorogo: Jangan Minta Pindah
Bupati Kediri Minta Nakes RSKK Optimalkan Pelayanan
Seperti diberitakan, penolakan pembahasan RUU Kesehatan itu menyangkut wewenang penerbitan izin untuk praktek, pendidikan dokter spesialis, perlindungan hukum untuk tenaga kesehatan, juga eksistensi organisasi profesi seperti IDI, PPNI, PDGI, IBI, dan IAI.
“Aksi damai ini dilakukan seharian penuh. Mulai dari pukul 08.00 hingga pukul 17.00. Nantinya, setelah selesai aksi kami langsung kembali ke Gresik,” pungkas Umar. [dny/but]






