Surabaya (beritajatim.com) – Seorang pria asal Tangerang bernama Moses (22) berhasil menipu anggota Polres Probolinggo dan warga Surabaya dengan mengaku sebagai perwira polisi berpangkat AKP. Dengan usia yang masih tergolong muda, aksinya disebut-sebut bak aktor profesional karena mampu menyakinkan korban dengan seragam palsu dan pengakuan palsu sebagai anggota Polda Jatim.
“Korban diperdaya oleh tersangka dengan dijanjikan bisa membantu mutasi ke Polres Lamongan,” ujar Kapolsek Tegalsari Kompol Riski Santosa, Jumat (30/5/2025).
Dalam aksinya, Moses menawarkan bantuan mutasi kepada anggota Polres Probolinggo dengan imbalan sejumlah uang. Tak hanya itu, ia juga menipu warga Wonokromo, Surabaya berinisial ED dengan modus tukar uang menjelang Lebaran, dan berhasil menggasak hingga Rp 95 juta.
“Modusnya mengaku sebagai anggota Polda Jatim. Kami masih mendalami kemungkinan adanya korban lain. Sementara baru ada dua korban yang melapor,” jelas Riski.
Penangkapan Moses dilakukan di sebuah kos di wilayah Gubeng, Surabaya. Polisi menemukan tiga seragam resmi kepolisian dari Polda Jatim, Polda Metro Jaya, dan Bareskrim Mabes Polri yang digunakan tersangka untuk meyakinkan korbannya. Ia mengaku mendapatkan seragam tersebut dari penjahit dan pembelian online.
Riski memastikan bahwa Moses bukan anggota Polri dan tidak pernah bekerja di institusi kepolisian. Ia diketahui sebagai pengangguran yang melakukan penipuan dengan identitas palsu sebagai perwira polisi.
Kini, Moses harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mendekam di sel tahanan Polsek Tegalsari. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban agar segera melapor ke kantor polisi terdekat. [ang/beq]






