Gresik (beritajatim.com)– Monyet liar yang mengganggu siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Walisongo Kedamean Gresik akhirnya ditangkap petugas Damkarla.
Sebelum ditangkap, monyet tersebut kembali masuk ke ruang guru. Sehingga, para pendidik yang mau mengajar terganggu dengan kehadiran monyet tersebut.
Sebelum penangkapan, petugas kebersihan sekolah setempat mengetahui ada monyet di dalam ruangan guru. Kemudian petugas kebersihan melapor ke guru yang bernama Dian. Kuatir takut melukai siswa dan guru.
Pihak sekolah MI Walisongo menghubungi kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik menuju ke lokasi. Setelah tiba petugas melakukan setting lapangan.
Dibantu warga, petugas menyiapkan jaring di dalam ruangan guru. Setelah ditunggu beberapa menit sambil mempersempit ruang gerak monyet tersebut. Petugas Damkarla Gresik berhasil menangkap serta mengevakuasi monyet liar itu.
“Ada 10 personel kami yang dilibatkan, dibantu warga akhirnya berhasil mengevakuasi monyet liar yang mengganggu siswa dan guru,” ujar petugas Damkarla Gresik, Teguh Priyanto, Rabu (29/5/2024).
Priyanto menjelaskan monyet liar yang dievakuasi ini merupakan monyet kemarin yang melarikan saat hendak ditangkap. Binatang tersebut lari melalui jendela kemudian kembali lagi.
“Iya benar kemarin saat dievakuasi sempat melarikan diri. Pagi tadi kembali lagi masuk ke ruang guru,” paparnya.
Sementara Dian salah satu guru MI Walisongo mengatakan, dirinya bersyukur monyet tersebut berhasil dievakuasi. Pasalnya, siswa dan guru kuatir digigit.
“Syukurlah bisa ditangkap sehingga siswa serta guru tidak terganggu lagi dengan kehadiran binatang liar,” pungkasnya. [dny/beq]






