Sampang (beritajatim.com) – Mobil tangki milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang, yang biasa digunakan untuk penunjang oprasional taman. Kondisinya rusak parah dan tindak bisa digunakan.
Pantauan beritajatim.com, mobil tangki tersebut saat ini mangkrak dan masih menunggu proses perbaikan di tahun anggaran 2024 mendatang.
Kepala DLH setempat Faisol Ansori mengatakan, bahwa kerusakan tersebut sudah agak lama, tapi pihaknya masih belum bisa memperbaiki lantaran minimnya anggaran. “Kalau untuk diperbaiki tahun ini tidak bisa, tapi untuk tahun depan kami usahakan,” terangnya, Selasa (14/11/2023).
Pihaknya berdalih bahwa kerusakan satu mobil tangki tersebut tidak menganggu kegiatan DLH. Sebab ada 3 kendaraan yang masih bisa difungsikan terutama untuk kegiatan pertamanan.
Ditanya apa kerusakan fatal yang menyebabkan mobil tangki itu tidak bisa difungsikan sebagaimana mestinya? ia menegaskan bahwa sasis mobil tersebut patah. “Kalau mesin dan piranti lainya masih aman, hanya saja mobil tangki itu termasuk mobil tua jadi capat rusak,” tegasnya.
Faisol menambahkan, untuk oprasional roda 4 pihaknya mempunyai 10 armada, namun yang bagus ada 6 unit, sementara yang 4 unit bisa dipakai hanya saja kondisinya kurang bagus. Sedangkan untuk roda 3, DLH mempunyai 13 armada, hanya 4 unit yang kurang bagus. “Masih banyak yang bisa dipakai untuk oprasional,” tandasnya.[sar/kun]
BACA JUGA: UMK Kabupaten Sampang Terendah di Jawa Timur






