Lumajang (beritajatim.com) – Sebuah mobil milik warga di Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang ludes terbakar saat pemiliknya melakukan penggantian oli mesin pada Senin (2/2/2026). Insiden tragis ini memicu kobaran api besar setelah percikan dari kendaraan tersebut menyambar botol bensin eceran yang dijual di lokasi kejadian.
Kobaran api dengan cepat merambat dari area kendaraan hingga menghanguskan bangunan rumah tinggal milik korban yang bernama Rohim. Warga sekitar yang melihat kepulan asap hitam langsung berupaya melakukan pemadaman secara mandiri dengan alat seadanya.
Ading, salah satu tetangga korban, memberikan kesaksian bahwa api pertama kali terlihat muncul dari bagian bawah kendaraan. Saat itu, korban dilaporkan sedang melakukan perawatan teknis pada mobilnya di area depan rumah yang merangkap tempat usaha.
“Jadi, saya liat korban ini ganti oli sambil nambal ban, tiba-tiba ada api pas di depan ini dia kan jualan bensin juga, jadi langsung nyambar dan besar apinya sampai ke rumah,” kata Ading di lokasi kejadian, Senin (2/2/2026).
Warga sempat bahu-membahu mengambil air dari sungai di belakang pemukiman guna menjinakkan si jago merah yang terus membesar. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena api telah menyelimuti seluruh bagian bangunan dalam waktu singkat.
“Ini tadi kita pakai ember ambil air dari sungai yang ada di belakang rumah untuk bantu padamkan, tapi apinya terlalu besar,” tambah Ading menceritakan kepanikan di lokasi.
Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Lumajang mengerahkan dua armada truk tangki untuk memutus jalur api agar tidak merembet ke pemukiman padat penduduk lainnya. Petugas juga melakukan pembasahan intensif pada dinding rumah tetangga yang berada di zona bahaya kebakaran.
Kobaran api baru berhasil dikendalikan sekitar 30 menit kemudian setelah petugas menyemprotkan air ke titik-titik krusial bangunan. Satu unit mobil dan satu sepeda motor yang terparkir di dalam rumah dilaporkan ikut hangus terpanggang akibat kejadian ini.
Koordinator Lapangan Damkar Lumajang, Zaenuri, menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu oleh aktivitas pergantian oli tersebut. Pihaknya masih melakukan pendataan terkait total kerugian materiil yang dialami oleh keluarga korban.
“Informasi sementara ini awal mulanya api muncul dari bawah mobil waktu pemiliknya ini ganti oli,” ungkap Zaenuri.
Tim Inafis Polres Lumajang telah diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan identifikasi serta penyelidikan lebih lanjut. [has/beq]






