Jombang (beritajatim.com) – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Glagahan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Rabu dini hari (11/2/2026).
Sebuah minibus Daihatsu Espass dengan nomor polisi S 1920 YA yang membawa muatan sayuran, mengalami kecelakaan setelah tertabrak bus PO Sumber Selamat. Akibat tabrakan tersebut, sopir minibus, Muhammad Ilyas (55), terluka berat dan terjepit di dalam kendaraan.
Peristiwa tersebut bermula ketika Ilyas, warga setempat, sedang dalam perjalanan pulang setelah berbelanja sayuran di Pasar Pare Kediri. Sesampainya di lokasi kejadian, minibus yang dikendarainya berbelok ke kanan untuk memasuki gang rumah.
Namun, sebuah bus PO Sumber Selamat, yang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah yang sama, tidak bisa menghindari tabrakan.
Bangkit Pamungkas (33), sopir bus asal Desa Senon, Kecamatan Pemangkon, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, diduga ugal-ugalan saat mengendarai bus itu. Karena jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan.
Bus yang mengangkut puluhan penumpang itu langsung menabrak bagian samping kanan tengah minibus, yang menyebabkan kendaraan tersebut terdorong sejauh 20 meter hingga ringsek.
“Sopir Espass yang sempat terjepit pada bagian kakinya alami luka pada bagian mulut dan tidak sadarkan diri, kemudian sopir Espass dibawa ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan medis,” kata Surono (58), warga setempat di lokasi kejadian.
Beruntung, seluruh penumpang bus, beserta kernet, tidak mengalami cedera dan selamat dari insiden tersebut. Pihak kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan untuk mengetahui penyebab pastinya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut dan menegaskan bahwa petugas telah diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Sopir minibus terluka. Seluruh penumpang dan kru bus selamat. Kita masih menyelidiki penyebab kecelakaan ini,” ungkap Ipda Siswanto.
Penyelidikan lebih lanjut akan menentukan apakah faktor kecepatan bus atau kondisi jalan yang licin berperan dalam kecelakaan yang mengakibatkan luka serius pada sopir minibus tersebut. [suf]






