Blitar (beritajatim.com) – Ketenangan warga Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, pecah pada Senin malam (26/1/2026). Seorang perempuan lanjut usia berinisial SP (70) ditemukan tewas mengenaskan di kediamannya dengan luka tusuk di bagian leher.
Diduga pelaku pembunuhan itu merupakan menantu dari korban. Polisi yang bergerak cepat pun langsung meringkus terduga pelaku yang sempat melarikan diri ke Tulungagung.
“Saat ditemukan, korban mengalami luka tusuk di bagian leher. Saat ini kami masih mendalami hubungan antara korban dengan terduga pelaku,” Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudy Kuswoyo, pada Selasa (27/1/2026).
Peristiwa kelam ini terungkap saat anak korban pulang dan mendapati ibunya sudah tidak bernyawa. Isak tangis pecah ketika ia melihat sang ibu tergeletak bersimbah darah. Laporan kemudian masuk ke meja Polres Blitar Kota sekitar pukul 23.00 WIB.
Pelaku sempat berusaha menghilang dari radar pihak kepolisian sesaat setelah kejadian. Namun, kesiapsiagaan Satreskrim Polres Blitar Kota yang berkoordinasi dengan Unit Opsnal Polres Tulungagung membuahkan hasil.
Pelarian terduga pelaku berakhir di tangan petugas di wilayah Tulungagung. Kini pelaku sudah dibawa ke Polres Blitar Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Terduga pelaku sudah kami amankan. Saat ini yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap kronologi dan motif di balik tindakan keji tersebut,” tegas Rudy.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami hubungan antara korban dan pelaku. Belum diketahui secara pasti apakah ada konflik internal keluarga atau motif lain yang melatarbelakangi aksi penusukan ini.
Untuk memperkuat pembuktian secara ilmiah (scientific crime investigation), jenazah SP dijadwalkan akan menjalani otopsi. Sementara pelaku dan sejumlah saksi saat ini tengah dimintai keterangan.
“Kami masih menunggu hasil otopsi dan mendalami keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi untuk memastikan motif utamanya,” pungkas Kasat Reskrim. [owi/beq]






