Jakarta (beritajatim.com) – Dalam dunia investasi, menjaga kinerja portofolio tetap optimal menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan keuangan jangka panjang. Head of IPOT Fund PT Indo Premier Sekuritas, Dody Mardiansyah, menekankan pentingnya melakukan evaluasi kinerja reksa dana secara berkala sebagai bagian integral dari strategi investasi yang sukses.
Pentingnya Evaluasi Reksa Dana Secara Berkala
Menurut Dody, evaluasi rutin sangat diperlukan untuk memastikan investasi berada di jalur yang tepat. “Dengan informasi yang tepat dan evaluasi rutin, investor dapat memastikan bahwa investasi tetap berada pada jalur yang benar untuk mencapai hasil yang diinginkan,” ujar Dody saat ditemui di Jakarta.
Ia menguraikan lima alasan utama pentingnya evaluasi kinerja reksa dana secara berkala.
Pertama, keselarasan dengan tujuan investasi. Setiap investasi harus sesuai dengan tujuan keuangan pribadi, seperti perencanaan pensiun, pendidikan anak, atau pembelian rumah. Evaluasi rutin membantu memastikan investasi masih mendukung tujuan tersebut. Jika tidak, penyesuaian perlu dilakukan.
Kedua, menilai kinerja manajer investasi. Reksa dana dikelola oleh manajer investasi yang menentukan hasil akhir investasi. Melalui evaluasi berkala, investor dapat memantau kinerja manajer dan memastikan mereka mengelola dana sesuai dengan strategi yang telah disepakati.
Ketiga, mengidentifikasi perubahan pasar dan ekonomi. Kondisi pasar dan ekonomi bisa berubah cepat, memengaruhi kinerja reksa dana. Evaluasi rutin membantu investor merespon perubahan ini dengan tepat dan menyesuaikan portofolio mereka.
Keempat, menilai biaya dan beban investasi. Biaya dan beban reksa dana dapat mempengaruhi hasil investasi. Dengan evaluasi, investor bisa memeriksa apakah biaya yang dikenakan masih wajar dan sebanding dengan manfaat yang didapat.
Kelima, menjaga diversifikasi portofolio. Diversifikasi merupakan kunci dalam mengurangi risiko investasi. Evaluasi rutin membantu menjaga portofolio tetap terdiversifikasi dengan baik sesuai dengan profil risiko investor.
Dody juga menyoroti pertumbuhan signifikan beberapa produk reksa dana selama tiga tahun terakhir hingga 13 September 2024, seperti Power Fund Series (PFS) yang menunjukkan pertumbuhan lebih baik dibandingkan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
“Pada periode yang sama, IHSG meningkat 28,3 persen, sementara PFS dan reksa dana lainnya seperti Reksa Dana Indeks Premier ETF IDX High Dividend 20 (XIHD) bertumbuh 62,3 persen, Premier ETF 61,4 persen, dan SRI-KEHATI (XISR) tumbuh 43,7 persen,” jelasnya.
Langkah-langkah Konkret dalam Meninjau Kinerja Reksa Dana
Dody juga memberikan saran konkret bagi investor untuk meninjau kinerja reksa dana, baik secara kuartalan atau setengah tahunan. Investor disarankan untuk membandingkan laporan kinerja reksa dana dengan benchmark pasar yang relevan, guna memastikan reksa dana tersebut sesuai dengan ekspektasi.
“Meninjau kinerja reksa dana secara berkala adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan portofolio investasi. Dengan tinjauan rutin, investor bisa mengambil keputusan yang lebih tepat waktu untuk mencapai tujuan keuangan mereka,” pungkas Dody. [beq]






