Surabaya (beritajatim.com ) – Saat Bulan Ramadan, kawasan Karang Menjangan Surabaya, ada pemandangan pasar dadakan di pinggir jalan, menjual beraneka macam makanan takjil untuk menu pembuka berbuka puasa. Para pembeli selalu berdatangan dan nampak memenuhi pasar takjil ini yang dikenal mempunyai harga sangat murah.
Pasar takjil dadakan ini berjajar hampir 1 KM, mereka menjajakan dagangannya mulai dari makanan dan minuman tradisional hingga kekinian. Seperti minuman es dawet, es degan, es kopyor, es buah, hingga es boba maupun es bola-bola jelly. Harganya mulai dari 5 ribu rupiah.
Sedangkan untuk makanan, di pasar takjil ini menyediakan makanan ringan hingga berat untuk menu berbuka puasa. Makanan yang dijual seperti jajanan tradisional rangin, pohong/ketela goreng, telur gulung, tahu isi, ote-ote, maupun dimsum. Untuk makanan berat juga dijual, seperti makanan khas jawa timuran seperti sate ayam, mie goreng jawa, soto, pecel dan rawon. Bahkan makanan khas dari keturunan warga timur tengah yaitu nasi kebuli kambing juga dijual di sini.
Mayoritas pembeli di pasar takjil Karang Menjangan ini ialah anak kos dan Mahasiswa. Kebanyakan pembeli dari kalangan anak muda dikarenakan lokasi tersebut berdekatan dengan kampus Unair Surabaya dan dekat dengan perkantoran, sehingga banyak mahasiswa dan pekerja/perantauan yang tinggal kos di sekitar tempat tersebut.






