Surabaya (beritajatim.com) – Setiap tahunnya, jutaan jamaah haji membanjiri kota suci Makkah dan Madinah di Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji. Namun, di tengah kerasnya cuaca gurun dan suhu di sana yang mencapai puncaknya, mereka harus menghadapi risiko serius yang dikenal sebagai heat stroke atau sengatan panas.
Melansir dari situs Kemenkes, Heat stroke merupakan kondisi paling berat pada tubuh akibat cuaca panas karena tubuh tidak dapat mengontrol suhu badan. Suhu badan meningkat dengan cepat hingga 41 derajat celcius dalam 10 sampai 15 menit dan tubuh sudah tidak dapat mengeluarkan keringat kembali.
Penyebab Heat Stroke
Heat stroke umumnya disebabkan oleh paparan terhadap suhu udara yang tinggi, terutama di lingkungan gurun seperti yang terjadi selama musim haji di Arab Saudi. Suhu di kawasan tersebut dapat mencapai lebih dari 41 derajat celcius, yang jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup dan istirahat yang cukup, dapat menyebabkan tubuh kelelahan dan kemudian mengalami heat stroke.
Gejala dan Dampaknya
Dilansir dari situs Kemenkes, beberapa gejala yang umum termasuk kulit kemerahan, suhu tubuh mencapai lebih dari 39,5 derajat celcius, kepala pusing, mual, muntah, dan bahkan kehilangan kesadaran. Jika tidak ditangani dengan segera, heat stroke dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh, bahkan kematian.
Pencegahan dan Penanganan
Mengutip dari situs Dinas Kesehatan Aceh, yang terpenting adalah cukup dengan mengkonsumsi air mineral. Jangan menunggu haus untuk minum namun dengan lima hingga enam botol sehari
Selain itu menggunakan penutup kepala, pakaian yang longgar, dan kacamata hitam dapat membantu melindungi tubuh dari paparan langsung sinar matahari.
Jamaah haji juga disarankan untuk memperhatikan kondisi kesehatan mereka sendiri dan sesama jamaah, serta mengikuti arahan dari petugas haji dan otoritas setempat terkait tindakan pencegahan dan penanganan darurat.
Dengan kesadaran akan resiko ini dan tindakan yang tepat, diharapkan dapat mengurangi insiden heat stroke dan menjaga keselamatan serta kesehatan jamaah haji selama ibadah mereka di tanah suci. [aje]





