Pamekasan (beritajatim.com) – Korp Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, menunjukkan komitmen kuat dalam kesiagaan layanan kesehatan pada ajang olahraga bertajuk BMX Malena Cup 1 2026 yang digelar di Desa Tambung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.
Pada ajang yang digelar selama dua hari, terhitung sejak Sabtu hingga Minggu (17-18/1/2026). KSR siagakan tim medis khusus yang siaga sepanjang kompetisi berlangsung, mereka bertugas memberikan pertolongan pertama, pemantauan kesehatan, serta melaksanakan respon cepat terhadap para atlet yang cedera atau kondisi medis mendesak selama lomba.
Bentuk komitmen dalam melaksanakan tugas, ditunjukkan melalui kesiagaan Tim KSR PMI Pamekasan yang bukan sekedar formalitas belaka, tetapi mengedepankan profesionalisme dan tanggungjawab terhadap keselamatan semua pihak, tidak hanya para atlet, tetapi juga panitia maupun pihak yang ikut serta menyaksikan kompetisi.
Sebagai bentuk kesiagaan lainnya, yakni menyiapkan sumber daya kesehatan yang responsif dalam rangka mendukung ajang BMX Malena Cup 1 2026. Langkah dan tindakan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen organisasi kemanusiaan dalam memastikan keselamatan seluruh pihak yang terlibat.
Peran KSR PMI dalam BMX Malena Cup 1 2026
Bukan sekedar pelaksana kesehatan, Tim KSR PMI Pamekasan juga tampak terlibat aktif dalam pemantauan para atlet sebelum dan setelah berlaga. Mereka menyiapkan sejumlah peralatan medis standar, mulai dari tas pertolongan pertama (first aid), tandu, hingga satu unit ambulans sebagai langkah antisipatif jika terjadi kondisi darurat.
Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi terhadap berbagai kemungkinan cedera yang bisa terjadi pada cabang olahraga yang masuk katagori ekstrem, terlebih BMX termasuk cabor ekstrem dengan tingkat risiko cedera yang cukup tinggi.
“Tim kami disiagakan di sekitar arena untuk memberikan pertolongan pertama apabila terjadi cedera pada atlet, baik luka ringan maupun kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut,” kata salah satu personil KSR PMI Pamekasan, Cholida Maula Sasmita.
Guna memastikan hal itu, Tim KSR PMI Pamekasan bahu membahu dan bekerja sama dengan panitia pelaksana umtuk memastikan semua kebutuhan medis terpenuhi. “Selama perlombaan berlangsung, kami bersama tim siaga di sekitar arena lomba untuk memantau sekaligus memberikan pertolongan pertama bila cedera menimpa para atlet,” ungkapnya.
Dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab, Tim KSR PMI Pamekasan disiagakan melalui pembagian tugas yang relatif konkrit sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Dua petugas ambulans masing-masing Maulidi dan Daniel Andika, serta empat personel pertolongan pertama, yakni Yulianto Prayitno, Cholida Maula Sasmita, Sobri Asbullah, dan Suci Bahriyatul.
Partisipasi; Junjung Tinggi Profesionalitas
Pada ajang BMX Malena Cup 1 2026, Tim KSR PMI Pamekasan bertindak sebagai tim medis yang merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi panitia pelaksana terkait penyiapan tim kesehatan dan medis.
“Berangkat dari itu, kita menyiapkan tim dari unsur KSR untuk berpartisipasi aktif. Selain itu juga kami sertakan sarana pendukung sebagai persiapan, seperti tas first aid hingga ambulans. Semuanya sebagai langkah antisipatif sekaligus upaya dalam rangka menerapkan pertolongan pertama bagi peserta,” kata Wakil Kepala Markas PMI Pamekasan, Yulianto Prayitno.
Tidak hanya itu, pihaknya juga kembali menyampaikan komitmennya untuk selalu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi profesionalitas. “Karena bagaimanapun, kepercayaan yang diberikan panitia merupakan amanah yang harus dijalankan sebaik mungkin sejalan dengan visi dan misi PMI sebagai organisasi kemanusiaan” pungkasnya. [pin/but]






