Surabaya (beritajatim.com) – Wisuda Untag Surabaya ke-128 mendadak hening saat Rektor Prof Mulyanto Nugroho meluluskan Rendi Dwi Hermawan, salah satu peserta yang meninggal dunia menjelang wisuda.
Prof Nugroho mengukuhkan Almarhum Rendi yang diwakili oleh ibundanya, Tumini. Dengan membawa foto anaknya, Tumini berjalan memasuki area wisuda dan menghampiri rektor yang berada di atas podium.
“Saya mengucapkan turut berbelasungkawa sekaligus mengucapkan selamat atas kelulusan Ananda Rendi Dwi Hermawan. Semoga arwahnya diterima Allah SWT,” ucap Prof Nugroho sambil menahan air matanya.
Tangis Tumini pun pecah saat dirinya hendak turun dari atas panggung untuk kembali ke tempat duduknya. Bahkan tak sedikit dari para tamu undangan turut meneteskan air matanya. “Air mata ini bukan air mata sedih, tapi air mata bangga, karena semua sudah terlaksana,” tutur Tumini.
Sedangkan Ringga, kakak dari Rendi mengaku bangga memiliki adik seperti mendiang. Ia bercerita, bahwa sebelum menghembuskan nafas terkahir, adiknya sempat mengatakan jika dirinya ingin mengikuti wisuda. “Waktu masuk ICU, pesannya, aku ingin wisuda. Waktu masuk UGD pertama juga bilang aku anterin wisuda mbak. Bilang ke masnya juga begitu,” tutur Ringga.
Hal itulah yang membuat Tumini dan Ringga menguatkan diri berangkat dari Jetis, Kabupaten Mojokerto ke kampus Untag Surabaya untuk mengikuti pengukuhan Rendi sebagai Sarjana Teknik Informatika.
“Saya sebagai kakak bangga sekali punya adik Rendi. Semoga kamu tenang di sana ya, dik, ya. Kita sudah wujudkan semua cita-citamu ingin wisuda, walaupun kami di sini penuh dengan air mata tapi ini air mata kebahagiaan,” kata Ringga sembari mengelus foto Rendi.
Rendi sendiri dinyatakan meninggal dunia usai divonis gagal ginjal oleh dokter. Ia menghembuskan nafas terakhirnya usai mendapatkan perawatan intensif selama dua hari di rumah sakit.
“Terima kasih untuk dosen-dosen Untag yang telah membantu adik saya. Selama ini kalau adik saya ada salah, kami benar-benar mohon maaf sebesar-besarnya,” tutup Ringga.
Untuk diketahui, Untag Surabaya mengukuhkan 1.209 wisudawan dalam Wisuda ke-128 bertema ‘Untukmu Indonesiaku’ pada Sabtu (2/3/2024). Wisudawan terdiri dari 1.003 orang program sarjana, 125 program magister, 32 program psikologi profesi, dan 49 program doktor. [ipl/kun]






