Blitar (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Blitar berupaya menghidupkan kembali Pasar Pahing. Pasar yang berada di Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Sukorejo itu kini direnovasi.
Setelah selama beberapa tahun terakhir Pasar Pahing Kota Blitar mati suri. Kini Pemkot Blitar kembali melakukan sentuhan agar Pasar Pahing bisa kembali dijadikan pusat jual beli bagi masyarakat.
“Seperti arahan dari Pak Wali sebagian nanti untuk pasar ikan hias. Yang pasar tradisional tetap dipertahankan,” kata Kepala Disperindag Kota Blitar Hakim Sisworo, Minggu (26/5/2024).
Proses renovasi saat ini sudah mulai dilakukan. Nantinya Pasar Pahing Kota Blitar dijadikan pusat perbelanjaan untuk berbagai komoditas pangan dan ikan hias.
Nantinya, Pemkot Blitar menyediakan sejumlah kios untuk pedagang pasar ikan hias. Sehingga diharapkan dengan adanya lapak ikan hias, makin banyak warga yang tertarik datang ke Pasar Pahing Kota Blitar.
Pemkot ingin menjadikan Pasar Pahing sebagai pusat pasar ikan hias. Dengan begitu, pasar yang berada di pojok simpang empat Jalan Mahakam, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, itu menjadi lebih ramai. “Harapannya jadi pusat perdagangan ikan hias,” ungkapnya
Wali Kota Blitar Santoso pun menyebut langkah ini sengaja dilakukan untuk menghidupkan kembali Pasar Pahing Kota Blitar. Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah menyediakan kios untuk lapak pedagang kios ikan hias.
Pasar Pahing akan dijadikan tempat transaksi penjualan ikan hias. Sementara Pasar Ikan Hias yang lama difungsikan sebagai lahan parkir dan etalase. “Kalau di sana (Pasar Pahing) dijadikan untuk transaksi, jual belinya disana. Maka saya terinspirasi pasar yang mati itu bisa hidup kembali,” kata Wali Kota Blitar.
Kini patut ditunggu apakah renovasi dan revitalisasi ini bakal berjalan mulus. Sehingga Pasar Pahing Kota Blitar bisa hidup kembali. [owi/suf]






