Sumenep (beritajatim.com) – Sebuah video viral tersebar di medsos, mobil Toyota Alphard dan Vellfire menjadi armada pengantar makan bergizi gratis (MBG) di beberapa sekolah di Sumenep.
Dalam video yang beredar, dua mobil mewah itu terlihat mengangkut MBG ke beberapa SD dan SMP di Kecamatan Kota. Ompreng-ompreng MBG terlihat diturunkan dari mobil mewah tersebut, didistribusikan ke sekolah penerima. Kedua mobil itu tampak dikawal sebuah mobil listrik BYD Sealion 7 dengan pelat nomor bertuliskan M 8 G. Sedangkan di body Alphard tertulis Badan Gizi Nasional (BGN), seperti lazimnya armada distribusi MBG.
Menanggapai video viral itu, Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumenep, M. Kholilur Rahman, mengakui memang ada dapur SPPG yang menggunakan mobil mewah untuk mendistribusikan MBG.
Ia mengungkapkan Alphard yang terlihat dalam video itu berasal dari dapur SPPG Kolor yang berada di Kecamatan Kota Sumenep. Ia menjelaskan, penggunaan kendaraan tersebut tidak melanggar aturan yang berlaku.
Selama ini, Badan Gizi Nasional (BGN) tidak mengatur secara rinci spesifikasi kendaraan yang digunakan untuk mengangkut dan mendistribusikan makanan bergizi ke sekolah-sekolah.
“Tidak ditentukan harus mobil merk A, merk B. Yang penting tertutup dan aman. Pemilihan jenis armada yang digunakan, sepenuhnya menjadi kebijakan masing-masing dapur SPPG. Selama kendaraan tersebut layak, higienis, dan mampu menjaga kualitas makanan hingga sampai ke siswa, maka penggunaannya diperbolehkan,” paparnya.
Bagi Kholilur Rahman, yang paling penting adalah tujuan program MBG, yakni memastikan makanan sampai ke siswa dengan aman dan tepat waktu. [tem/aje]






