Surabaya (beritajatim.com) – Wilayah Madiun Raya pada Kamis, 26 September 2024 diprediksi akan mengalami kondisi cuaca yang bervariasi, meliputi Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi, Magetan, Pacitan, hingga Ponorogo.
Prakiraan ini disampaikan oleh Oky Sukma Hakim, S.Tr., prakirawan BMKG Juanda, yang menjelaskan bahwa kondisi cuaca ini penting untuk diwaspadai agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas mereka dengan kondisi lingkungan sekitar. BMKG juga terus mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau perubahan cuaca di daerah masing-masing.
Cuaca di Kota Madiun dan Kabupaten Madiun cenderung akan mengalami berawan, terutama dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Memasuki pukul 18.00 WIB hingga malam harinya, cuaca akan menjadi sedikit lebih cerah.
“Suhu di Kota dan Kabupaten Madiun ini juga tidak beda jauh ya, berkisar dari 24 sampai 33 derajat celcius,” terang Oky pada Rabu (25/09/2024).
Di Magetan, akan mengalami kondisi cuaca yang bervariasi dalam satu hari. Yakni berawan di pagi hari pukul 06.00 WIB, kemudian hujan sedang akan mengguyur wilayah ini pada pukul 09.00 WIB. Di sore hari, cuaca di Magetan akan sedikit lebih cerah meski sempat mengalami udara kabur.
Untuk suhu di Magetan sendiri berkisar dari 22 hingga 29 derajat Celcius, angin bertiup dari Selatan dengan kecepatan 24 km/jam, dengan kelembaban udara 63 hingga 83 persen. Sedangkan Ngawi diprediksi akan mengalami curah hujan sedang untuk waktu yang lebih lama, yakni mulai pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB.
“Hujannya diprediksi cukup lama ya di Ngawi, tapi mulai jam 18.00 WIB sampai jam 21.00 WIB cuacanya berubah menjadi cerah berawan,” tambah Oky. Suhu terendah di wilayah ini berada di 24 derajat Celcius, sementara suhu tertingginya berada di 32 derajat Celcius. Angin Ngawi sendiri bertiup dari Timur Laut dengan kecepatan 22,8 km/jam.
Di daerah pesisir, seperti Pacitan, curah hujan sedang turun mulai pukul 06.00 WIB, dilanjutkan dengan cuaca berawan hingga pukul 12.00 WIB. Cuaca akan menjadi sedikit lebih cerah mulai sore hingga malam hari.
“Suhunya juga lumayan rendah di antara 21 sampai 31 derajat Celcius,” ungkap Oky. Berbanding terbalik dengan kelembaban di Pacitan yang cukup tinggi yakni berkisar antara 68 hingga 98 persen, dan angin bertiup dari arah Timur Laut berkecepatan 20,7 km/jam.
Sementara itu, Ponorogo mengalami pergantian cuaca yang cukup bervariasi. Yakni memulai pagi dengan cuaca berawan, sempat cerah berawan pada pukul 09.00 WIB, namun Kembali mendung pada pukul 12.00 WIB hingga 15.00 WIB.
Suhu di Ponorogo berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celcius, dengan kelembaban 54-92 persen dan angin bertiup dari arah Tenggara dengan kecepatan 25 km/jam. Dengan prakiraan cuaca ini, BMKG mengimbau seluruh masyarakat di wilayah Madiun Raya untuk tetap waspada dan memantau perubahan cuaca agar dapat menyesuaikan aktivitas sehari-hari. (mnd/ian)






