Surabaya (beritajatim.com) – Massa gabungan solidaritas yang berdemo di depan gedung Grahadi terus melakukan perlawanan.
Hingga pukul 17.02 massa terus melakukan perlawanan menggunakan kembang api, lemparan batu dan tongkat.
Pantauan Beritajatim.com di lokasi, aksi perlawanan melebar ke arah monumen Joko Dolog setelah sebelumnya berfokus di Jalan Gubernur Suryo. Sejumlah tembakan gas Air mata terus ditembakan kepada massa aksi.
Walaupun telah menambah kekuatan dengan mendatangkan anggota TNI, tampak pihak kepolisian masih terus memperkuat personel dengan mendatangkan pasukan Brimob.
Sementara, situasi di Jalan Gubernur Suryo sudah dalam kondisi kondusif. Tampak bekas lemparan batu dan fasilitas umum rusak. (ted)






