Sumenep (beritajatim.com) – Bupati Sumenep, Ach. Fauzi melayangkan surat ke Gubernur Jawa Timur, meminta agar beras cadangan provinsi (BCP) bisa didistribusikan ke Pulau Masalembu. Permintaan tersebut menyusul terjadinya kelangkaan sembako di Pulau Masalembu akibat cuaca buruk berkepanjangan.
“Hari ini kami melayangkan surat ke Gubernur Jawa Timur, meminta penggunaan BCP untuk 9.410 kepala keluarga di Masalembu,” katanya, Selasa (28/02/2033).
Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan BPBD Provinsi Jawa Timur, serta Koarmada II. Rencananya, BCP akan didistribusikan menggunakan kapal TNI AL. “Tapi untuk pendistribusian ini masih harus menunggu instruksi dari Bu Gubernur,” terang Fauzi.
Ia menjelaskan, untuk penyaluran bantuan bagi masyarakat Pulau Masalembu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kodim 0827 Sumenep. Kodim Sumenep akan ikut membantu penyaluran bantuan. “Kodim Sumenep juga berkoordinasi dengan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf untuk ikut mengatasi kelangkaan bahan pangan di Masalembu,” terang Fauzi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”masalembu”]
Cuaca di Perairan Masalembu sudah 3 minggu ini tergolong ekstrem. Berdasarkan prakiraan BMKG Maritim Surabaya, tinggi gelombang di Perairan Masalembu berkisar antara 2,5 – 4 meter, dengan kecepatan angin 24 knot. Kondisi tersebut jelas membahayakan pelayaran. Karena itu, tidak ada satupun kapal yang berangkat.
Pulau Masalembu merupakan salah satu wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep. Dalam kondisi cuaca normal, untuk tiba di Pulau ini, diperlukan waktu tempuh 16 jam perjalanan laut dari Pelabuhan Kalianget. [tem/but]






