Kediri (beritajatim.com) – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri untuk memprioritaskan penanganan jalan kabupaten. Fokus ini menjadi bagian dari 17 program prioritas di periode kedua kepemimpinannya.
Pada periode sebelumnya, Pemkab Kediri lebih banyak melakukan perbaikan jalan desa. Namun, di awal periode kedua ini, perhatian Mas Dhito-sapaan akrabnya-beralih ke jalan kabupaten.
Menurut Mas Dhito, perhatian terhadap jalan kabupaten sangat diperlukan karena dalam beberapa tahun terakhir perbaikan lebih banyak dilakukan di jalan desa.
“Kita di 3-4 tahun terakhir lebih banyak memperbaiki jalan desa, itu pasti sedikit banyak berdampak pada jalan kabupaten,” katanya saat mendengar paparan Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Senin (10/3/2025) sore.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, mengakui adanya dampak dari fokus perbaikan jalan desa terhadap kondisi jalan kabupaten.
Ia menjelaskan bahwa tingkat kemantapan jalan- yang idealnya di atas 90 persen – mengalami penurunan akibat kurangnya perbaikan jalan kabupaten.
“Tak dipungkiri karena 3-4 tahun terakhir lebih banyak penanganan jalan desa, tingkat kemantapan jalan kabupaten yang sebelumnya mencapai 91-92 persen mengalami penurunan di angka 87 persen,” jelasnya.
Menyikapi kondisi ini, Mas Dhito menegaskan bahwa Dinas PUPR harus lebih fokus dalam menangani jalan kabupaten agar kerusakan tidak semakin parah.
“Saya minta di 2025 dan yang akan datang, jalan kabupaten diselesaikan dulu. Prioritas kita jalan kabupaten diselesaikan,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Dinas PUPR saat ini tengah melakukan berbagai upaya pemeliharaan dan perbaikan jalan kabupaten, termasuk:
– Pemeliharaan berkala di 14 lokasi
– Rehabilitasi jalan di 7 lokasi
– Pelebaran jalan di 2 lokasi
Selain itu, Irwan menyampaikan bahwa akan ada pembangunan jalan kabupaten di jalur Margomulyo-Kelud, yang direncanakan mulai setelah Lebaran.
“Kita juga akan melakukan pembangunan jalan (kabupaten) Margomulyo-Kelud, kemungkinan setelah lebaran,” paparnya.
Sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan program ini, dilakukan penandatanganan kontrak kinerja antara Mas Dhito dan Kepala Dinas PUPR. Kontrak ini akan menjadi acuan keberhasilan dinas dalam menyelesaikan tugasnya sesuai target yang telah ditetapkan. [ADV PKP/nm]






