Jakarta (beritajatim.com) – Marselino Ferdinan menyebut pertandingan melawan Tanzania untuk mengembalikan kebugaran dan kondisi fisik jelang melawan Irak (6 Juni) dan Filipina (11 Juni).
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta pada Minggu (2/6/2024) itu, Timnas Indonesia dipaksa bermain imbang tanpa gol.
“Memang pemain ada yang baru beres liganya, ada yang sudah stop lama karena musim selesai. Kami sebenarnya tidak banyak berubah di tim, soal komunikasi antar pemain, sedang kami coba benahi, karena setiap pemain pasti beda-beda karena dari klub beda-beda, apalagi di klub dan timnas juga berbeda,” kata Marselino usai laga.
Mantan pemain Persebaya Surabaya ini mengaku mengambil banyak pelajaran dan pengalaman di Piala Asia U-23 lalu.
“Kita berubah secara keseluruhan, secara tim, apalagi kami membawa permainan dari U-23 ke senior, dan semua berjalan seimbang dan baik,” tambahnya.
Setelah laga ini, Marselino memusatkan fokus untuk pertandingan melawan Irak dan Filipina. Apalagi dua laga ini digelar di Indonesia.
“Kami siap lawan Irak dan Filipina. Kita tidak lihat apa pun, kita harus memenangi semua laga sisa, kondisi pemain saya tegaskan siap untuk menghadapi laga selanjutnya,” terangnya. [faw/aje]






