Jombang (beritajatim.com) – Untuk memaksimalkan potensi Pendidikan di Kabupaten Jombang, pasangan H. Warsubi dan KH. Salmanuddin Yazid atau Gus Salman (WarSa) bakal merangkul pondok pesantren kecil.
Hal tersebut diungkapkan oleh Gus Salman dalam “Debat Pertama Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jombang Tahun 2024” di Ballroom Hotel Yusro, Sabtu (19/10/2024).
Menurut Gus Salman, selama ini pesantren kecil yang menjadi potensi berkembangnya pendidikan di Jombang tidak tersentuh oleh pemerintah daerah.
“Di Jombang ini ada sekitar 155 pesantren yang selama ini berdiri sendiri, diatur sendiri perhatian dari pemerintah masih minim. Karena barbagai alasan salah satunya itu urusan Depag,” katanya.
Lebih lanjut, Pengasuh Pesantren Babussalam Kalibening Jombang ini menerangkan bahwa pesantren sudah mempunyai payung hukum tinggal mengatur regulasinya. “Padahal kualitas pendidikan pesantren lebih baik. Mestinya Pemda harus menganggarkan, terutama pesantren kecil,” ungkapnya.
Untuk itu, jika Warsubi-Salman diberikan amanah untuk memimpin Kabupaten Jombang akan merangkul pesantren kecil. Selain itu, pesantren besar akan dimintai tolong untuk membantu pesantren kecil.
Pasangan Warsubi-Salman (WarSa) adalah Cabup-Cawabup yang akan bertarung di Pilkada Jombang 27 November 2024. Pasangan nomor urut 2 ini diusung oleh sejumlah partai. Di antaranya, Partai Gerindra (8 kursi), PKB (12 kursi), Partai Golkar (5 kursi), PKS (3 kursi), serta Partai Nasdem (2 kursi). Totalnya 30 kursi.
Sedangkan partai non-parlemen yang memberikan rekomendasi untuk pasangan ini adalah PAN (Partai Amanat Nasional), PSI (Partai Solidaritas Indonesia) dan Partai Gelora. [suf]






