Jombang (beritajatim.com) – Cabup (Calon Bupati) H Warsubi menyebut di Kabupaten Jombang terdapat 4000 pengangguran. Mereka belum terserap ke dunia kerja.
Hal tersebut disampaikan Warsubi ketika diminta memberikan pandangannya oleh panelis tentang 35.000 pengangguran yang saat ini tercatat di Kabupaten Jombang saat “Debat Pertama Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jombang Tahun 2024” di Ballroom Hotel Yusro, Sabtu (19/10/2024).
Warsubi menyodorkan langkah konkret untuk menangani fenomena tersebut. Yakni, dengan memperbaiki kualitas UMKM di setiap desa. Jika setiap desa memiliki satu wirausaha, maka tenaga kerja yang terserap jauh lebih banyak.
“Jika setiap desa memiliki wirausaha yang maju, maka kebutuhan tenaga kerja akan terbuka. Di Kabupaten Jombang, setiap desa memiliki potensi yang menonjol. Potensi tersebut yang dapat dikembangkan untuk menyerap banyak tenaga kerja,” jelasnya.
Di Jombang, Kata Warsubi, tercatat 4000 tenaga kerja Jombang masih belum terserap yang mayoritasnya merupakan lulusan-lulusan baru.
“Sumber daya manusia kita jika masih kurang harus diberikan pengarahan dan pelatihan dengan memanfaatkan Balai Latihan Kerja (BLK) di tingkatan desa. Lulusan SMA/SMK disupport pelatihan agar berdaya saing,” pungkasnya.
Pasangan Warsubi-Salman (WarSa) adalah Cabup-Cawabup yang akan bertarung di Pilkada Jombang 27 November 2024. Pasangan nomor urut 2 ini diusung oleh sejumlah partai. Di antaranya, Partai Gerindra (8 kursi), PKB (12 kursi), Partai Golkar (5 kursi), PKS (3 kursi), serta Partai Nasdem (2 kursi). Totalnya 30 kursi.
Sedangkan partai non-parlemen yang memberikan rekomendasi untuk pasangan ini adalah PAN (Partai Amanat Nasional), PSI (Partai Solidaritas Indonesia) dan Partai Gelora. [suf]






