Sampang (beritajatim.com) – Kerangka manusia misterius yang sebelumnya ditemukan di Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, dan sempat dimakamkan karena tidak diketahui identitasnya, kini kembali dibongkar dan dipindahkan ke Surabaya.
Pemindahan tersebut dilakukan setelah sejumlah orang mendatangi Polres Sampang dan mengaku sebagai keluarga korban. Mereka menyatakan memiliki hubungan keluarga. Di antaranya yang hadir kakak kandung, mertua, hingga anak korban.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo membenarkan pemindahan kerangka tersebut ke Surabaya atas permintaan pihak yang mengaku keluarga korban. “Ada beberapa orang datang mengaku keluarga korban. Mereka meminta agar kerangka tersebut dipindahkan ke alamat keluarga untuk dimakamkan di sana,” ujarnya, Selasa (28/2/2026).
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa identitas korban belum dapat dipastikan. Pasalnya, keluarga yang mengaku tersebut menolak dilakukan tes DNA, sehingga penyelidikan masih terus berlanjut.
Ia menyampaikan bahwa tim forensik Polda Jawa Timur dan jajaran Satreskrim Polres Sampang kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna melengkapi proses penyelidikan. Hal ini dilakukan karena kerangka yang ditemukan sebelumnya belum dalam kondisi utuh. “Kerangka yang ditemukan kemarin belum lengkap, sehingga olah TKP lanjutan,” pungkasnya. [sar/kun]






