Surabaya (beritajatim.com) – Menko Polhukam Mahfud MD mengumumkan mundur dari Kabinet Indonesia Maju. Dia pun mengaku telah mengemasi barang pribadi dari rumah dinas.
“Saya juga telah mengemas seluruh barang pribadi, dan telah siap keluar dari rumah dinas dan melepaskan seluruh fasilitas negara,” ujar Mahfud di sela kampanye akbar di Lampung Tengah, pada Rabu (31/1/2023),
Pernyataan Mahfud yang didampingi Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud Yenny Wahid dan sejumlah perwakilan TPD ini diungkapkan di sebuah tempat bersejarah di Lampung Tengah. Tepatnya di depan Pura Ulun Danu yang terletak di tengah Danau Tirta Gangga, Desa Swastika Buana, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah.
Mahfud yang saat ini merupakan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 03 ini mengaku akan menyampaikan surat resmi pengunduran dirinya kepada Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat. Mahfud ingin bertemu langsung dengan Presiden karena dia ingin mundur secara baik-baik.
“Sebab dulu saya juga diangkat secara baik, dan tidak ingin muncul kesan tinggal gelanggang colong playu,” kata Mahfud.
Dia pun berharap pengunduran diri ini bisa menjadi jaminan moral dan intelektual agar Pilpres berjalan adil dan jujur. Selain itu, Mahfud menyebut, nilai independensi selama proses pemilihan yang berlangsung pada 14 Februari dan proses setelahnya sangat penting.
“Saya sangat menghindari konflik kepentingan dan intervensi politik,” ujarnya. [hen/beq]






