Malang (beritajatim.com) – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) mengeluhkan Sistem Informasi Akademik (Siakad) yang mengalami error 502 Bad Gateway. Mereka yang hendak membuat Kartu Rencana Studi (KRS) pada hari pertama tidak berjalan lancar.
Seperti dialami Nabilatun Nasaroh (19). Dia mengaku Siakad sudah mengalami error sejak pukul 00.00 dini hari.
“Kalau kami mahasiswa yang baru semester 2 pasti nunggu KRS an dari mulai awal. Karena milih kelas, milih dosen yang sesuai, dan jam mata kuliah yang sesuai. Pas down seperti kemarin jelas kami panik,” kata mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan tersebut.
Menurut Abel, Siakad error karena mahasiswa UM banyak yang mengakses pada hari pertama. Dia juga mengaku, rela menunggu KRS bisa diakses hingga pukul 13.00 WIB.
“Jadi teman sekelas itu sama-sama nunggu bisa KRS bareng, biar bisa milih yang sama,” jelasnya saat diwawancarai.
Hal senada dialami oleh Fachrozi Haiqal, mahasiswa Fakultas Teknik angkatan 2020. Menurutnya, Siakad yang seringkali down cukup meresahkan.
“Kami sudah rela-rela begadang bahkan kemarin sampai jam 04.00 (pagi) dan itu masih down servernya, Alhamdulillah, tadi siang sekitar jam 2-an udah lumayan lancar,” jelas mahasiswa asal kota Jambi tersebut.
Fachrozi (21) berharap agar pihak IT dari UM, harap segera memperbaiki server Siakad. Sehingga, dapat diakses oleh orang banyak dalam satu waktu. Dia berharap untuk KRSan selanjutnya tidak terulang lagi kejadian serupa.
Demikian pula pengalaman Nabiela Fadin, mahasiswa Prodi S1 Geografi angkatan 2022. Dia mengaku KRS-an hari pertama membuat dirinya dan sejumlah teman kelas panik.
“Dari tampilan siakad nya sendiri berkali-kali keluar-masuk, eror, dan lain-lain Server down banget mungkin dari saking banyaknya mahasiswa yang buka webnya,” kata Nabiela.
Dia berharap pada pihak Universitas agar memperbaiki server agar tidak mudah down saat dibuka dari banyak buka.
“Bagi MABA yang baru pertama kali rasanya KRS an tu gimana pasti panik banget, tapi untungnya ada helpdesk yg siap bantu kami jadi agak tenang,” kata mahasiswa dari Situbondo tersebut.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Malang”]
Kepala UPT Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi UM, Eko Wahyu Setiawan menjelaskan, sistem sudah diantisipasi mulai dari unggah jadwal.
“Unggah sajian mata kuliah dan RPS pada aplikasi Siakad dimulai dari 19 Desember 2022 hingga 4 Januari 2023. Kemudian registrasi administrasi pembayaran UKT tanggal 19 Desember 2022 sampai 6 Januari 2023, dan untuk registrasi akademik atau KRS online melalui Siakad dimulai hari ini, 9 Januari berakhir 12 Januari 2023,” jelasnya saat dihubungi.
Penjadwalan tersebut bertujuan agar tepat waktu. Jika dosen ada yang belum selesai unggah jadwal, kata Eko, maka akan berdampak pada proses KRS online.
Selain itu, secara infrastruktur juga sudah diantisipasi secara standar kapasitas akses dengan menyiapkan beberapa server yang berjalan bersamaan.
“Per sore tadi yang sudah KRS online se-UM sekitar 60 persen lebih sedikit. Jadi jika ada mahasiswa yang mengalami kendala masih ada waktu sampai hari Kamis tanggal 12 Januari 2023,” jelas Eko
Eko Wahyu menyebut faktor penyebab Siakad error dan down karena mahasiswa saling berebut. Padahal, kata dia, mahasiswa seharusnya tidak perlu berebut karena sajian jadwal matakuliah sudah didesain per angkatan per prodi.
“Saat ini load server terbesar hanya 12 persen tidak seperti pagi tadi yang sampai 100 persen,” ujarnya saat dihubungi pukul 20.00 WIB. [dan/beq]







