Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 30 mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Bela Negara di SDN Kalisari 2, Kelurahan Kalisari, Mulyorejo, Surabaya.
Selama dua minggu, mahasiswa menjalankan program yang berfokus pada upaya penghijauan sekolah melalui penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan pun diawali dengan persiapan lahan penanaman TOGA.
“Kami dari kelompok 10 terlebih dahulu mengecat area yang telah disediakan pihak sekolah. Ini untuk memperindah tampilan dan menyiapkan lahan agar siap ditanami,” kata Penanggung Jawab Program Muhammad Daniel Maulana, Kamis (8/8/2024).
Tak berhenti di situ, sebelum melakukan penanaman, mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur juga memberikan edukasi kepada siswa tentang jenis-jenis tanaman TOGA dan manfaatnya bagi kesehatan. “Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian siswa terhadap lingkungan serta pentingnya tanaman obat tradisional,” jelas Daniel.
Dalam program ini, setidaknya ada tujuh jenis tanaman TOGA yang ditanam di area sekolah. Tanaman tersebut meliputi Patah Tulang, Pecut Kuda, Binahong, Rumput Bambu, Sirih, Lavender, dan Pegagan.
Pemilihan tanaman ini didasarkan pada manfaat kesehatan yang beragam dan kemudahan perawatannya. Sehingga, diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekolah di masa mendatang.
Kepala SDN Kalisari Surabaya Drs Sri Lestari MPd menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur ini. Menurutnya, penanaman TOGA ini sejalan dengan rencana sekolah.
“Sangat senang mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur melakukan penanaman TOGA di SDN Kalisari 2. Ini sejalan dengan program yang akan diikuti sekolah kami, Sekolah Adiwiyata. Jadi, dengan program kerja ini banyak membantu sekolah, terutama kami para guru,” tuturnya.
Program penanaman TOGA ini dirancang sebagai kegiatan berkelanjutan yang dapat diteruskan oleh pihak sekolah. Tujuannya, untuk menanamkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan kepada para siswa.
“Rencananya program ini akan terus dilanjutkan. Jadi, masing-masing kelas akan diberikan tanggung jawab untuk mengelola lahan yang telah disediakan dan merawat tanaman yang telah mereka tanam sendiri,” katanya.
Program KKN Tematik Bela Negara ini tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa penghijauan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan memanfaatkan tanaman obat tradisional.
Selain itu, program ini juga memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat, khususnya dalam konteks pengabdian dan edukasi.
Dengan terlaksananya program ini, diharapkan SDN Kalisari 2 Surabaya dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam menerapkan konsep sekolah hijau dan pemanfaatan lahan sekolah untuk tanaman yang bermanfaat.
Keberhasilan program ini juga menunjukkan peran penting mahasiswa dalam berkontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat melalui kegiatan KKN yang terarah dan berdampak nyata. [ipl/kun]






