Surabaya (beritajatim.com) – Gedung Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur telah diresmikan. Gedung ini dirancang dengan fasilitas akademik berstandar internasional.
Rektor UPN Veteran Jatim Prof Akhmad Fauzi menyebut fasilitas gedung FK ini didesain mengikuti perkembangan dunia kedokteran saat ini. Salah satu fasilitas itu yakni laboratorium anatomi basah dan kering di lantai ground.
“Di laboratorium anatomi kering mahasiswa bisa mempelajari simulasi pembedahan yang serupa dengan cadaver asli (jenazah, media belajar anatomi di dunia pendidikan kedokteran),” katanya, ditulis Senin (19/8/2024).
Prof Fauzi menambahkan, bahwa dengan fitur yang ada mahasiswa tidak akan hanya dapat melakukan simulasi pembedahan umum tapi juga pembelahan transversal per bagian tubuh yang diinginkan.
Alat ini juga dilengkapi informasi rinci terkait tiap bagian tubuh manusia yang ditampilkan. “Di laboratorium anatomi basah kami sudah menyediakan sekitar empat kadaver untuk pembelajaran mahasiswa,” tambahnya.
Selain itu, berbagai fasilitas dan teknologi terbaru juga telah melengkapi laboratorium gedung baru tersebut untuk menunjang ciri khas kegawat daruratan dan kebencanaan dalam FK UPN Veteran Jatim.
Sedangkan Sekretaris Ditjen Diktiristek Prof Tjitjik Srie Tjahjandarie memberikan apresiasinya atas pengembangan pendidikan di UPN Veteran Jatim, khususnya pendirian gedung FK dengan pendanaan mandiri.
“UPN Veteran Jatim 10 tahun terakhir sangat progresif dibandingkan 14 PTN baru lainnya. Kementerian mendorong perguruan tinggi terus berakselerasi membentuk pendidikan berkualitas. Salah satunya dengan transformasi menjadi PTN BH,” ujarnya.
Selain itu, berdirinya FK di UPN Veteran Jatim juga diharapkan dapat mengisi kurangnya distribusi dokter di daerah. Pasalnya, secara umum dokter yang dihasilkan saat ini sudah optimal dengan akreditasi baik.
“Bukan hanya produksi dokter yang kurang, tapi permasalahan distribusi jadi masalah juga. Karena selama ini dokter yang dihasilkan maunya di daerahnya saja, tidak mau ke daerah lain. Makanya dengan ciri khas bela negara UPN saya harapkan bisa mengatasi distribusi dokter di daerah nantinya,”ujarnya.
Dengan fasilitas FK UPN V Jatim Saat ini, dikatakannya bisa menjaga kualitas akreditasinya hingga naik dari baik menjadi sangat baik. Sehingga nantinya bisa menambah daya tampung untuk prodi kedokteran. [ipl]






