Magetan (beritajatim.com) – Bukan hal mudah memenuhi target tes swab PCR 1.363 orang dalam seminggu. Selain masih kurangnya kesadaran masyarakat, peralatan pendukung untuk memenuhi swab sehari juga masih belum maksimal.
‘’Kapasitas testing per hari masih belum bisa mencapai jumlah tersebut. Untuk per hari running di Labkesda menggunakan mobile PCR hanya cukup sampai 96 saja,’’ ungkap dr Rohmat Hidayat Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Selasa(6/7/2021).
Dia merinci kalau seminggu kira- kira haya cukup sebanyak 1.000 saja. Dia tak turut menghitung swab PCR yang bisa digunakan di Lanud Iswahjudi. Karena, belum bisa maksimal digunakan tiap harinya.
‘”Ketersediaan reagen yang mungkin berbeda dengan yang dimiliki Labkesda meupun RSUD Sayidiman Magetan. Dan untuk RSUD Sayidiman juga masih diprioritaskan untuk cek swab pasien saja,” ungkapnya.
Dia mengungkapkan jika sesuai dengan standar WHO, ada setidaknya 1:30 orang yang harus dideteksi atau masuk daftar tracing tim satgas desa. Atau setidaknya, jumlah itulah yang perlu dikejar terlebih dulu.
[berita-terkait number=”4″ tag=”magetan”]
‘”Namun, belakangan target di awal tahun 2021 yakni 1:10 orang saja masih belum tercapai. Kami masih fokus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,’” ungkapnya.
Menurutnya, pelacakan bsia maksimal jika orang terdekat mengetahui ada yang terlihat kontak erat dengan pasien covid-19 dalam dua hari setelah swab PCR. Sehingga, mungkin capaian pelacakan bisa mencapai 30 orang.
‘’Saya yakin kalau tiap hari seseorang masih memiliki kontak erat dengan banyak orang. Berikut dengan orang yang kontak erat, pasti akan bertemu juga dengan orang lain, rantai inilah yang seharusnya segera dimaksimalkan dalam pencariannya,’’ katanya. (asg/ted)






