Pamekasan (beritajatim.com) – Skuat Madura United FC memanfaatkan jeda kompetisi Super League dengan menggelar latihan bersama tim akademi yang akan segera berlaga di ajang Elite Pro Academy (EPA) musim 2025–2026. Latihan tersebut menjadi ajang uji coba sekaligus sarana evaluasi bagi kedua tim, terutama untuk mengukur kesiapan skuat muda Laskar Sape Kerrab sebelum menghadapi ketatnya kompetisi kelompok umur.
Komisaris PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq Abdurrahim, menjelaskan bahwa latihan gabungan ini bertujuan menjaga kondisi fisik dan ritme permainan tim senior di tengah jeda kompetisi, sekaligus memberikan kesempatan bagi para pemain muda untuk berlatih langsung dengan senior mereka.
“Latihan bersama antara tim senior dan Akademi Madura United U20 kami adakan untuk mengisi jeda kompetisi Super League, sekaligus mengukur kesiapan Sapeh Kerrab Ngodeh (muda) yang sebentar lagi akan tampil di Elite Pro Academy,” kata Zia, Sabtu (4/10/2025).
Ia menambahkan, program ini juga merupakan bagian dari fasilitas pembinaan yang diberikan klub kepada akademi. Melalui kesempatan berlatih dan bertanding bersama skuat utama, pemain muda dapat belajar langsung dari pengalaman pemain senior.
“Bahkan tidak menutup kemungkinan, ke depan bakal ada pemain akademi yang bisa diproyeksikan untuk magang bersama skuat utama (senior) di ajang Super League,” tegasnya.
Zia berharap latihan bersama ini bisa menjadi motivasi bagi kedua tim. “Bagi tim senior, ini kesempatan menjaga kebugaran dan ritme permainan. Sementara bagi tim akademi, momen ini sangat penting untuk menambah pengalaman serta belajar langsung dari para pemain utama,” jelasnya.
“Artinya kami ingin memastikan kesinambungan pembinaan berjalan baik, karena masa depan Madura United ada di tangan generasi muda ini. Dukungan penuh dari semua pihak tentu sangat kami harapkan, baik untuk tim senior di ajang Super League maupun akademi yang akan berkompetisi di EPA,” pungkasnya. [pin/beq]






