Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC kembali memperkuat komposisi skuad untuk menghadapi kompetisi Super League 2026-2027 dengan merekrut bek serba bisa, Vava Mario Yagalo. Kehadiran eks pemain dari Persik Kediri, diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi klub dalam membangun lini pertahanan yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga memiliki karakter dan mental bertanding yang tinggi.
Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina menegaskan proses perekrutan pemain tidak semata-mata didasarkan pada popularitas atau nama besar. Klub lebih mengutamakan pemain yang memiliki komitmen, daya juang, dan kesiapan memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan.
“Kami tidak sedang mencari pemain untuk mengisi daftar skuad. Kami mencari orang yang siap bertarung setiap 90 menit. Vava Mario Yagalo adalah salah satunya. Sekarang saatnya membuktikan kalau pilihan ini memang tepat,” kata Annisa Zhafarina, Jum’at (17/7/2026).
Menurutnya, Vava Mario merupakan salah satu sosok yang dipercaya mampu membawa perubahan positif terhadap mentalitas lini pertahanan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab. Klub meyakini bahwa karakter, disiplin, dan semangat juang menjadi fondasi penting dalam membangun tim yang kompetitif.
“Vava Mario adalah salah satu kunci yang kami percaya mampu mengubah mental pertahanan tim. Kami tidak merekrut pemain hanya karena nama, kami merekrut karakter,” ungkap perempuan yang familiar disapa Nisa.
Dengan bergabungnya Vava Mario Yagalo, Madura United berharap kekuatan lini belakang semakin solid sekaligus menghadirkan budaya kompetitif di dalam tim. Bahkan pihaknya juga optimistis pemain tersebut mampu memberikan kontribusi maksimal dan menjawab kepercayaan yang telah diberikan.
Bahkan pihaknya juga menyampaikan sambutan resmi bagi pemain kelahiran Kediri, 21 April 1993 yang juga bisa ditempatkan di posisi gelandang bertahan. “Selamat bergabung di keluarga besar Laskar Sapeh Kerrab,” pungkasnya.
Dengan kehadiran Vava Mario Yagalo, total terdapat sebanyak 22 pemain yang dipastikan menjadi bagian dari tim yang bermarkas di Pulau Garam Madura, khususnya dalam mengarungi ketatnya jadwal kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air musim depan.
Sebelumnya terdapat sebanyak 21 pemain yang dipastikan sebagai bagian dari tim, meliputi sebanyak 5 (lima) penjaga gawang, yakni Adhitya Harlan, Angga Saputra, Moch Diky, Muhammad Bimasakti Andiko, dan Rendy Razzaqu.
Sebanyak 5 pemain lainnya di posisi bek, masing-masing Ahmad Rusadi, Dede Sapari, Giovanni Numberi, Jorge Ambrosio Mendonça (Brasil), Muhammad Taufik Hidayat, dan Pedro Filipe Tinoco Monteiro (Portugal).
Selain itu terdapat 8 (delapan) pemain di posisi gelandang, yakni Ilhamsyah, Iran da Conceição Gonçalves Júnior (Brasil), Juan Danilo Santacruz González (Paraguay), Kerim Palić (Bosnia and Herzegovina), Luiz Marcelo Morais dos Reis alias Lulinha (Brasil), Muhammad Taufany Muslihuddin, Paulo Domingos Gali da Costa Freitas (Timor Leste), Paulo Oktavianus Sitanggang, dan Rifqi Ray Farandi.
Sementara 2 (dua) lainnya merupakan pemain yang berposisi sebagai penyerang (striker), sejauh ini masih tercatat duo lokal pada sosok Aji Kusuma dan M Riski Afrizal. [pin/ian]






