Ringkasan Berita:
- Road to Soekarno Cup U-17 2026 terus dimatangkan menjelang pelaksanaan pada 10–24 Agustus di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik.
- Turnamen akan diikuti lebih dari 400 pesepak bola muda dari 16 provinsi atau region di Indonesia.
- Panitia memastikan seluruh persiapan teknis, mulai venue, akomodasi, transportasi hingga pengamanan berjalan sesuai jadwal.
- Soekarno Cup diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus melahirkan talenta baru untuk masa depan sepak bola Indonesia.
Surabaya (beritajatim.com) – Road to Soekarno Cup U-17 2026 terus bergulir. Panitia Nasional bersama Panitia Pelaksana kini mematangkan seluruh persiapan menjelang turnamen sepak bola usia muda yang akan berlangsung di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik, Jawa Timur, pada 10–24 Agustus 2026.
Ajang pembinaan tersebut akan mempertemukan lebih dari 400 pesepak bola muda yang berasal dari 16 provinsi atau region di Indonesia. Soekarno Cup U-17 diproyeksikan menjadi salah satu panggung lahirnya talenta-talenta baru yang dipersiapkan untuk memperkuat masa depan sepak bola nasional.
Ketua Panitia Pelaksana Soekarno Cup U-17 2026, Eri Cahyadi, mengatakan seluruh tahapan persiapan terus berjalan sesuai rencana. Panitia baru saja menggelar rapat koordinasi untuk memastikan setiap aspek penyelenggaraan siap sebelum turnamen resmi dibuka.
“Alhamdulillah, kami belum lama ini rapat mendetilkan semua tahapan persiapan. Insyaallah semuanya berproses dengan baik, dan Soekarno Cup bisa menjadi turnamen yang mewadahi lahirnya talenta-talenta baru sepak bola Indonesia,” ujar Eri Cahyadi, Jumat (17/7/2026).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup, Komarudin Watubun, bersama jajaran panitia nasional dan panitia pelaksana. Fokus pembahasan meliputi kesiapan penyelenggaraan di tiga daerah tuan rumah agar seluruh tahapan berjalan sesuai target.
Menurut Komarudin, Soekarno Cup telah berkembang menjadi salah satu turnamen kelompok usia yang konsisten mendukung pembinaan sepak bola Indonesia. Kehadiran kompetisi ini diharapkan mampu melengkapi berbagai ajang usia muda lainnya dalam menjaring pemain-pemain potensial dari seluruh daerah.
“Semangat Soekarno Cup adalah turut bergotong royong membangun masa depan sepak bola Indonesia. Turnamen ini bisa saling mendukung dengan ajang pembinaan sepak bola usia muda lainnya, seperti Piala Soeratin dan Elite Pro Academy (EPA). Kami ingin mendukung dan mewadahi sebanyak mungkin talenta muda daerah,” ujar Komarudin.
Selain menjadi arena kompetisi, Soekarno Cup juga dirancang untuk membentuk karakter para pemain muda melalui nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan semangat persatuan.
Komarudin meminta seluruh panitia bekerja maksimal agar penyelenggaraan tahun ini menjadi yang terbaik sejak turnamen tersebut pertama kali digelar.
“Saya mengajak seluruh panitia bekerja dengan sepenuh hati agar Soekarno Cup 2026 menjadi penyelenggaraan terbaik sejak turnamen ini digelar,” katanya.
Sementara itu, Eri memastikan seluruh kebutuhan teknis terus dikoordinasikan bersama panitia di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik. Persiapan mencakup kesiapan lapangan pertandingan, ruang ganti pemain, fasilitas pendukung, akomodasi kontingen, transportasi, hingga sistem pengamanan.
“Kami memastikan seluruh venue pertandingan memenuhi standar penyelenggaraan, termasuk kesiapan lapangan, ruang ganti, fasilitas pendukung, akomodasi kontingen, transportasi, hingga pengamanan. Koordinasi lintas daerah terus dilakukan agar seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar, aman, dan nyaman,” ujarnya.
Panitia juga terus memantau perkembangan persiapan di setiap daerah, mulai dari penyusunan jadwal pertandingan, kesiapan perangkat pertandingan, pelayanan kepada peserta, hingga dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.
Eri optimistis seluruh persiapan akan rampung sebelum kick-off pada 10 Agustus 2026. Menurutnya, selain menghadirkan kompetisi yang berkualitas, panitia juga ingin memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kami ingin para peserta mendapatkan pengalaman bertanding yang baik sekaligus merasakan keramahan Jawa Timur. Karena itu, setiap detail teknis terus kami siapkan sehingga ketika turnamen dimulai pada 10 Agustus nanti, seluruh perangkat penyelenggaraan sudah siap,” pungkasnya. [asg/beq]






