Ringkasan Berita
- Sebanyak 10.000 anggota Pramuka mengikuti Apel Akbar Pramuka Penggerak Ketahanan Pangan di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jumat (17/7/2026).
- Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengajak Gerakan Pramuka menjadi motor penggerak ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045.
- Pramuka didorong memanfaatkan lahan sekolah dan pekarangan untuk budidaya tanaman pangan maupun perikanan melalui Program Pramuka Produktif.
- Kegiatan ditandai dengan penyerahan bibit pohon dan penandatanganan komitmen bersama untuk memperkuat peran Pramuka dalam mendukung ketahanan pangan.
Kediri (beritajatim.com) – Semangat sekitar 10.000 anggota Gerakan Pramuka memadati Stadion Brawijaya Kota Kediri dalam Apel Akbar Pramuka Penggerak Ketahanan Pangan, Jumat (17/7/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati itu menjadi momentum memperkuat peran Pramuka dalam mendukung ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Mengusung tema “Benteng Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, apel akbar diikuti anggota Pramuka dari jenjang SMP, MTs, SMA, SMK, hingga MA se-Kota Kediri.
Mbak Wali Tinjau Berbagai Anjungan Saka
Sebelum memimpin apel, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali bersama jajaran meninjau berbagai anjungan Satuan Karya (Saka) yang menampilkan beragam inovasi dan karya anggota Pramuka.
Beberapa anjungan yang dikunjungi di antaranya Saka Taruna Bumi, Saka Widya Budaya Bakti, Saka Kalpataru, Saka Wanabakti, Saka Kencana, Saka Pariwisata, Saka Bakti Husada, Saka Praja Wibawa, Saka Bhayangkara, Saka Anti Narkoba, hingga Kedai Pramuka Kota Kediri.
Kegiatan semakin semarak dengan penampilan Genta Buana Brawijaya dari SMA 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur serta atraksi peserta Jambore Nasional 2026 Pramuka Kota Kediri.

Pramuka Harus Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
Dalam amanatnya, Mbak Wali menegaskan bahwa peran Pramuka saat ini tidak lagi terbatas pada kegiatan kepramukaan seperti berkemah atau baris-berbaris.
Menurutnya, Gerakan Pramuka harus mampu hadir menjawab berbagai tantangan zaman, termasuk persoalan ketahanan pangan.
“Di tengah perubahan iklim, berkurangnya lahan pertanian, dan meningkatnya kebutuhan pangan, isu ketahanan pangan bukan lagi menjadi urusan petani atau pemerintah semata. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Vinanda Prameswati.
Ia juga mengajak seluruh anggota Pramuka mendukung Program Pramuka Produktif Ketahanan Pangan yang digagas Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur dan telah dijalankan oleh Kwartir Cabang Kota Kediri.
Manfaatkan Pekarangan Sekolah Jadi Lahan Produktif
Mbak Wali menilai upaya membangun ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah sederhana.
Ia mendorong setiap gugus depan memanfaatkan lahan sekolah maupun pekarangan yang belum produktif untuk ditanami sayuran, buah-buahan, atau dimanfaatkan sebagai lokasi budidaya ikan.
“Saya berharap setelah Apel Akbar ini Gerakan Pramuka Kota Kediri tidak berhenti pada seremoni semata. Setiap gugus depan memiliki lahan produktif, setiap sekolah memiliki kebun pangan, dan setiap anggota Pramuka memiliki keterampilan menanam serta memanfaatkan pekarangan,” ungkapnya.

Bangun Karakter dan Keteladanan
Selain menjadi penggerak ketahanan pangan, Mbak Wali juga mengingatkan pentingnya membangun karakter anggota Pramuka.
Menurutnya, seorang Pramuka harus menjadi teladan melalui sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, santun kepada guru dan orang tua, peduli terhadap sesama, serta mencintai lingkungan.
“Jadilah Pramuka yang keren. Keren dalam penampilan, rapi, disiplin, percaya diri, sekaligus keren dalam karakter. Jujur, bertanggung jawab, santun kepada guru dan orang tua, peduli terhadap teman, mencintai lingkungan, serta berani melakukan hal-hal positif,” pesannya.
Penandatanganan Komitmen Bersama
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bibit pohon dan penandatanganan komitmen bersama oleh sejumlah pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan Gerakan Pramuka.
Komitmen tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan Gerakan Pramuka dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pemberdayaan generasi muda.
Turut hadir Wakil Wali Kota Kediri sekaligus Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang Qowimuddin, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri Adi Prayitno, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kediri Edy Herwiyanto, serta jajaran pengurus Kwarcab, Mabicab, pamong saka, dan ribuan anggota Pramuka Kota Kediri. [nm/ian]






