Malang (beritajatim.com) – Madu lanceng atau madu dari lebah Trigona sedang diminati oleh pasar Eropa. Madu lanceng asal Indonesia ini bisa digunakan untuk bahan baku produk kosmetik, bisa menghaluskan kulit, nutrisi kulit, dan diklaim membuat awet muda.
Lebah Trigona menghasilkan madu terbaik karena memiliki kandungan bee pollen tertinggi dan penghasil propolis terbesar di dunia. Melihat potensi yang besar di Indonesia, PT. Maha Agung Indonesia Bersama (MIB), Bali telah melakukan kerjasama ekspor dengan seorang investor asal Inggris, Vas Jefferson, Renya Margareth.
“Madu cukup bagus untuk minuman kesehatan, khususnya yang memiliki penyakit gula. Jadi, madu ini sangat baik untuk kesehatan dan kecantikan. Lebah Trigona menghasilkan madu terbaik karena memiliki kandungan bee pollen tertinggi dan penghasil propolis terbesar di dunia. Ini yang kami cari. Kami telah membeli dari beberapa produsen dari berbagai negara asean mulai Thailand, Vietnam dan saat ini Indonesia,” kata Vas di Malang, Minggu (5/6/2022).
Vas mengungkapkan untuk kebutuhan madu Trigona mereka setidaknya membutuhkan 10 hingga 20 ton setiap bulannya. Tetapi untuk tahap awal mereka akan mengimpor 5 hingga 15 ton madu lanceng dari Indonesia. Jumlah ini akan terus bertambah sesuai kebutuhan pasar Eropa.
[berita-terkait number=”5″ tag=”madu”]
“Tahap pertama kami akan mengimpor 5 hingga 15 ton setiap bulan di tahap awal. Lalu akan meningkat setiap bulannya sesuai kebutuhan kami, dan saya lihat PT. MIB sangat kompeten untuk bekerjasama penyediakan madu Trigona sesuai dengan permintaan kami,” kata pria asal Inggris itu.
Sementara itu Direktur PT MIB, Hendra, mengatakan bahwa pasca pandemi ini peluang ekspor madu sudah dibuka lagi. Dia mengaku banyak sekali permintaan madu dari Eropa dalam jumlah besar. Sehingga mereka berencana untuk menambah dan memperluas kemitraan dengan masyarakat untuk menjadi peternak lebah trigona.
“Saat ini permintaan ekspor ke Eropa cukup banyak. Untuk itu, kami akan memperluas kemitraan dengan masyarakat di sejumlah daerah dk Indonesia. Karena peluang ekspor madu trigona ke Eropa begitu bagus,” tandasnya. [luc/suf]






