Surabaya (beritajatim.com) – Grup musik pop Jawa dan dangdut asal Kulon Progo, Guyon Waton, kembali menyapa penggemarnya dengan lagu terbaru berjudul “Walau Tak Mungkin”. Lagu ini resmi dirilis dalam format video musik di kanal YouTube GUYONWATON OFFICIAL pada tanggal 10 Juli 2025, dan langsung mendapat sambutan hangat dari para penikmat musik Jawa.
Sebelumnya, lagu ini sempat dibawakan bersama Ngatmombilung pada awal Mei 2025. Kini, Guyon Waton membawakannya secara mandiri dengan aransemen khas mereka yang menyentuh dan menyayat hati.
Lagu “Walau Tak Mungkin” mengisahkan seseorang yang ditinggal pergi oleh orang yang paling dicintainya. Meski sadar bahwa hubungan tersebut tidak bisa disatukan kembali, tokoh dalam lagu tetap menyimpan harapan dan kerinduan. Liriknya menggambarkan perasaan galau, kecewa, dan pasrah yang mendalam, sebuah tema yang kerap resonan di kalangan pendengar musik pop Jawa.
Beberapa bagian lirik seperti: “Bohong jika aku mendoakanmu bahagia Sedangkan di sini aku masih berharap”, dianggap sangat mewakili kejujuran emosional seseorang yang belum bisa benar-benar merelakan.
Guyon Waton sendiri merupakan grup musik yang terbentuk pada tahun 2015 dan kini digawangi oleh enam personel, di antaranya Faisal Bagus Ibrahim (Vokal), Ahmad Arifin (Gitar), Hieronimos Ferry Widiyatmoko (Gitar), Ndika Rismaya Pelma Arga (Ukulele), Andreas Wahyu Susilo Jati (Ketipung), Yuli Hamdani (Bass).
Nama “Guyon Waton” berasal dari bahasa Jawa, yang berarti bercanda asal-asalan, mencerminkan sikap santai dan menghibur yang mereka bawa dalam musik mereka, meski seringkali temanya bertema patah hati.
Grup ini mulai dikenal publik lewat lagu viral “Korban Janji” pada 2018. Sejak itu, Guyon Waton menjadi salah satu ikon musik pop Jawa yang digandrungi anak muda karena liriknya yang puitis dan dekat dengan realitas kehidupan percintaan sehari-hari.
Lirik Walau Tak Mungkin – Guyon Waton
Di hati masih sering bertanya
Mengapa kau dulu pergi meninggalkanku
Apakah kau juga merasakan sperti diriku
Yang masih mengharapkanmu
Apakah kini kau baik baik saja
Bohong jika aku mendoakanmu bahagia
Sedangkan di sini aku masih berharap
Aku dan kamu hidup bahagia
Walau tak mungkin lagi kita kan bersama
Datanglah di mimpiku
Rebahkan keluhmu di bahuku
Sejenak bicara tentang bagaimanakah
Melalui hari ini tanpa ada aku lagi
Apakah kini kau baik baik saja
Bohong jika aku mendoakanmu bahagia
Sedangkan di sini aku masih berharap
Aku dan kamu hidup bahagia
Walau tak mungkin lagi kita kan bersama
Datanglah di mimpiku
Rebahkan keluhmu di bahuku
Sejenak bicara tentang bagaimanakah
Melalui hari ini tanpa ada aku lagi
(fyi/but)






