Paris (beritajatim.com) – Kejutan terbesar pada matchday pemungkas Liga Champions adalah Real Madrid dan Paris Saint-Germain yang gagal menang. Real dikalahkan SL Benfica 2-4 di Estadio da Luz dan PSG ditahan imbang Newcastle United 1-1 di Parc des Princes Kamis dini hari (29/1/2026).
“Benfica bermain dengan hati dan tekad kuat untuk menang. Itu tidak terlihat ada di kami,” ujar striker Real Kylian Mbappe dilansir Sky Sports.
Dua hasil tersebut membuat Real dan PSG harus rela finis di luar delapan besar yang berhak lolos langsung ke 16 besar. Real ada di posisi 9 dengan 15 poin dan PSG di peringkat kesebelas dengan 14 poin.
Artinya, Real dan PSG bakal berjuang di playoff untuk mendapatkan tiket 16 besar. Dan, mereka berpotensi menghadapi lawan yang menyulitkan.
Pada undian yang akan digelar pada Jumat petang (30/1/2026), Real akan melawan salah satu dari Bodo/Glimt atau Benfica. Jika menghadapi Benfica, maka kekalahan Kamis dini hari bakal jadi momok mereka.
Untuk PSG, AS Monaco dan Qarabag FK jadi calon lawan mereka. First leg dimainkan pada 18 dan 19 Februari sedangkan second leg pada 25 dan 26 Februari. Real dan PSG sedikit diuntungkan bahwa mereka jadi tuan rumah pada second leg.
Jika Real dan PSG lolos playoff, “penderitaan” mereka belum berakhir. Sebab, calon lawan di 16 besar justru semakin berat. Real berpotensi menghadapi Manchester City atau Sporting CP dan PSG bisa melawan Chelsea atau FC Barcelona.
Meski berat, sebenarnya musim lalu Real dan PSG juga menjalani alur serupa dengan berjuang dari playoff. Hasilny, Real melaju hingga perempat final dan PSG malah bablas juara.
“Jika ada tim yang siap menjalani playoff, tentu itu adalah kami. Perjuangan untuk itu sudah terlihat selama fase liga (PSG melawan FCB, Bayern Munchen, dan Bayer Leverkusen, Red)” papar entraineur PSG Luis Enrique dilansir L’Equipe. (dio)






