Jakarta (beritajatim.com) – Libur Lebaran telah usai, menandakan kembalinya rutinitas dan aktivitas bekerja untuk mengumpulkan penghasilan. Memperkuat kembali kondisi keuangan pasca-liburan menjadi langkah krusial untuk memastikan stabilitas jangka panjang.
“Ini adalah waktu yang tepat untuk kembali fokus pada pekerjaan, bisnis, atau sumber penghasilan lainnya, serta menyusun rencana dan strategi untuk mencapai tujuan keuangan,” tegas Community Lead IPOT, Angga Septianus, Jumat (19/4/2024).
Namun, sebelum larut dalam kesibukan, Angga mengingatkan pentingnya mengevaluasi kondisi keuangan, apakah terdapat pengeluaran berlebihan selama libur Lebaran.
“Kita harus waspada agar kebiasaan buruk dalam mengelola keuangan tidak memberatkan di masa depan. Ibarat mengisi tabung air, kebocoran harus dicegah. Begitu pula dengan keuangan, kita perlu memastikan kestabilan setelah masa liburan,” pesan Angga.
Berikut beberapa langkah untuk merapikan keuangan pasca-Liburan Lebaran:
1. Periksa Catatan Keuangan Selama Mudik dan Liburan
Bandingkan pengeluaran aktual dengan anggaran yang telah direncanakan. Apakah ada kenaikan pengeluaran untuk mudik, parsel, ataupun oleh-oleh? Jika terdapat sisa dana, pertimbangkan untuk ditabung atau diinvestasikan.
2. Lunasi Utang, Terutama Paylater
Meskipun memudahkan, Angga mengingatkan bahwa penggunaan paylater atau pinjaman online disertai bunga dan biaya tambahan. Utang, meskipun memberikan kenyamanan jangka pendek, dapat menjadi beban finansial berat dalam jangka panjang. Segera lunasi utang dan hindari terjebak dalam siklus utang yang berkelanjutan.
3. Batasi Pengeluaran Harian dan Utang untuk Memperbaiki Aliran Kas
Pengeluaran tambahan dan utang dapat mengganggu aliran kas yang sehat. Buatlah anggaran berdasarkan prioritas dan batasi pengeluaran harian. Hindari membebani diri dengan utang yang dapat menimbulkan konsekuensi finansial dan emosional.
4. Tetap Konsisten Menabung dan Berinvestasi
Jangan biarkan liburan menguras tabungan! Konsisten menabung dan berinvestasi adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik. Saat ini, investasi menjadi mudah dan terjangkau, contohnya reksa dana yang dapat diakses secara online dengan modal Rp100.000 melalui IPOT Fund di aplikasi IPOT besutan PT Indo Premier Sekuritas.
5. Pertahankan Kebiasaan Baik Seperti Hemat dan Bersedekah
Kebiasaan baik selama Ramadhan, seperti hemat dan bersedekah, sebaiknya diteruskan. Menghemat pengeluaran dan membantu sesama tidak hanya bermanfaat secara spiritual, tetapi juga memberikan dampak positif secara sosial dan ekonomi. Kebiasaan ini memperkuat disiplin diri, kepedulian terhadap orang lain, dan membangun fondasi keuangan pribadi yang stabil serta kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. [beq]






