Surabaya (beritajatim.com) – LG Electronics Indonesia mengajak Gen Z melawan food waste (makanan terbuang) dan food insecurity (kerawanan pangan) di Indonesia dengan kampanye “Better Life for All”.
Kampanye diluncurkan sebagai respon atas data yang menunjukkan Indonesia menempati peringkat kedua di dunia dalam hal food waste, dengan 20,93 juta ton makanan terbuang setiap tahunnya. Di saat yang sama, Indonesia juga menempati peringkat ke-77 dari 125 negara dalam hal risiko kelaparan.
“Food waste and insecurity adalah masalah serius yang harus kita atasi bersama,” kata Lee Tae-Jin, Presiden PT. LG Electronics Indonesia (LG). Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda tentang masalah ini dan mendorong mereka untuk mengambil tindakan.
LG bekerja sama dengan FoodCycle Indonesia, sebuah organisasi nirlaba yang fokus pada pengurangan food waste, untuk menjalankan kampanye ini. Kampanye ini akan fokus pada edukasi dan aksi nyata, seperti:
Edukasi, dimana LG dan FoodCycle Indonesia akan mengadakan seminar, workshop, dan kegiatan edukasi lainnya untuk generasi muda tentang food waste dan food insecurity. Serta Aksi Nyata dimana LG dan FoodCycle Indonesia akan mengajak generasi muda untuk terlibat dalam aksi nyata, seperti pengolahan sisa makanan menjadi hidangan lezat dan bergizi, dan donasi makanan kepada mereka yang membutuhkan.
LG juga menghadirkan teknologi inovatif pada kulkas LG InstaView Door-in-Door yang membantu menjaga kesegaran makanan lebih lama, sehingga dapat mengurangi food waste di rumah tangga.
“Kami percaya bahwa generasi muda memiliki kekuatan untuk mengubah masa depan,” kata Herman Andryanto, Co-Founder FoodCycle Indonesia. “Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik di mana semua orang memiliki akses ke makanan yang aman dan bergizi.”
Kampanye “Better Life for All” merupakan bagian dari komitmen LG terhadap Tata Kelola Lingkungan, Sosial dan Perusahaan (ESG) di bawah pilar ‘LG Loves and Cares’.
“Kampanye ini menunjukkan komitmen LG untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui inisiatif tanggung jawab sosial,” kata Lee Tae-Jin. “Kami berharap kampanye ini dapat menginspirasi generasi muda untuk menjadi agen perubahan dan menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan,” tandasnya. [rea/but]






