Lamongan (beritajatim.com) – Parsel berisi aneka makanan, minuman, dan barang kebutuhan lainnya menjadi buah tangan yang identik saat Lebaran.
Di Lamongan, permintaan parsel mengalami peningkatan signifikan.
Salah satu pengrajin parsel yang berada di Perumahan Tambira, Kecanatan Tikung, Tantratis Dias Taufani, mengatakan permintaan parcel tahun ini lebih tinggi jika dibandingkan tahun lalu.
“Meskipun harga barang-barang mengalami kenaikan, penjualan justru meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu,” kata Tantra, Minggu (16/3/2025).
Wanita berusia 39 tahun itu mengungkapkan, pesanan parsel tahun ini sangat beragam. Tantra menyediakan parcel hias yang dikemas dalam keranjang dengan berbagai isi, seperti Monde, Tango, dan produk nabati lainnya.
Setiap harinya, Tantra mengaku bisa memproduksi antara 50 hingga 80 parsel. Ukurannya juga beragam, mulai dari yang berukuran kecil sampai yang besar.
“Untuk parsel yang besar, kami bisa membuat sekitar 10-an dalam sehari,” tambahnya.
Harga parsel yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp 85.000 untuk parsel cantik hingga Rp 500.000 atau bahkan Rp 1.000.000, tergantung pada isi dan kemasan.
Selain itu, Tantra juga menyediakan parsel tas dengan harga lebih terjangkau, mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 100.000.
“Kami juga menjual kue kalengan, baik eceran maupun grosir,” tuturnya.
Dengan meningkatnya permintaan parcel menjelang Lebaran, para perajin parcel seperti Tantra berharap dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan, sehingga usaha pembuatan parcel yang mereka yekuni, semakin ramai di tahun-tahun mendatang.
[fak/aje]






